Jika terealisasi sesuai target, program ini berpotensi menciptakan ekosistem pekerjaan baru yang tidak hanya berada di laut, tetapi juga di sektor pendukung industri perikanan.
Investasi Rp125,5 Triliun
Untuk membangun 4.582 kapal tersebut, pemerintah memperkirakan kebutuhan investasi mencapai Rp125,5 triliun.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan melibatkan industri galangan kapal dalam negeri dalam proses pembangunan.
Pelibatan galangan nasional dinilai penting agar investasi yang digelontorkan tidak hanya menghasilkan kapal, tetapi juga ikut menggerakkan industri domestik.
Pembangunan kapal di dalam negeri diharapkan membuka lapangan kerja, memperkuat industri galangan, sekaligus mendorong transfer teknologi dari luar negeri.
Nelayan Jadi Sasaran Utama
Qodari menegaskan modernisasi armada tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor kelautan dan perikanan.
Sektor ini dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha perikanan.
“Pemerintah ingin memastikan potensi kelautan Indonesia benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” kata dia.
Dengan target pembangunan hingga 2029, program 4.582 kapal ini menjadi salah satu agenda besar pemerintah untuk memperkuat armada perikanan nasional. Tantangannya kini tinggal memastikan rencana tersebut benar-benar bergerak dari tahap persiapan menuju pembangunan fisik di lapangan.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...