EDABU BPJS BOT yang Viral Ternyata Bukan Milik BPJS, Banyak Warga Salah Paham

0 Shares

Pengguna harus memiliki otorisasi khusus sehingga sistemnya tidak bisa diakses secara bebas oleh masyarakat.

Viralnya EDABU BPJS BOT membuat banyak orang langsung menghubungkannya dengan layanan resmi BPJS Kesehatan.

Penyebab utamanya adalah penggunaan nama “EDABU” yang sudah lebih dulu dikenal oleh perusahaan sebagai platform administrasi kepesertaan.

Padahal, bot Telegram yang beredar menawarkan fitur yang sama sekali berbeda dengan fungsi eDABU.

Bot tersebut diklaim mampu melakukan pencarian NIK, KK, data siswa, data perusahaan hingga informasi gaji melalui sistem pembelian token.

Seluruh fitur tersebut tidak pernah menjadi bagian dari layanan resmi BPJS Kesehatan.

- Advertisement -

Kesamaan nama inilah yang kemudian memunculkan persepsi keliru di tengah masyarakat bahwa bot tersebut merupakan kanal resmi atau bahkan sistem baru milik BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan menegaskan bahwa mereka tidak membuat, memiliki maupun mengelola EDABU BPJS BOT yang kini ramai diperbincangkan.

Lembaga tersebut juga memastikan struktur informasi yang ditampilkan oleh bot Telegram berbeda dengan data yang tersimpan dalam sistem resmi BPJS Kesehatan.

Karena itu, penggunaan nama EDABU oleh pihak lain tidak dapat dijadikan dasar bahwa layanan tersebut berasal dari BPJS ataupun memiliki akses terhadap sistem internal BPJS Kesehatan.

Fenomena penggunaan nama layanan pemerintah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab bukanlah hal baru dalam dunia keamanan siber.

Praktik seperti ini dikenal dengan istilah impersonation, yaitu penggunaan nama, identitas atau merek yang sudah dipercaya masyarakat untuk membangun kesan seolah-olah layanan tersebut resmi.

Dengan memanfaatkan nama yang sudah dikenal publik, pelaku berharap masyarakat lebih mudah percaya, menggunakan layanan tersebut, bahkan melakukan transaksi tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Ronalds Petrus Gerson
Gesha Yuliani Nattasya, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU