Tak hanya itu, polisi juga menemukan fakta bahwa kedua kaki korban hilang mulai dari pangkal paha.
Hingga kini bagian tubuh tersebut belum ditemukan di sekitar lokasi penemuan.
Temuan itu membuat penyidik mendalami kemungkinan korban merupakan korban mutilasi.
Meski begitu, polisi belum bisa memastikan penyebab kematian maupun menyimpulkan motif di balik kasus tersebut karena masih menunggu hasil autopsi dari tim dokter forensik.
“Sebagian tubuh korban memang tidak ditemukan di lokasi. Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Made.
Hingga saat ini identitas korban juga masih menjadi misteri.
Polisi belum dapat memastikan jenis kelamin, usia, maupun identitas korban karena proses identifikasi masih berlangsung.
Penyidik juga belum bersedia menjelaskan lebih jauh mengenai luka yang ditemukan di tubuh korban.
Semua hasil pemeriksaan akan diumumkan setelah autopsi selesai dilakukan.
Saat ini Satreskrim Polres Metro Depok masih memeriksa para saksi, menelusuri asal-usul korban, mencari bagian tubuh yang belum ditemukan, serta mengumpulkan rekaman CCTV dan petunjuk lain di sekitar lokasi.
Polisi berharap hasil autopsi dan penyelidikan lanjutan dapat mengungkap identitas korban sekaligus mengarah pada pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa tragis tersebut.



