Saat api mulai membakar bagian luar karung, lapisan plastik dan karung perlahan meleleh.
Dari situlah bagian tubuh manusia mulai terlihat.
Melihat kejadian itu, warga langsung menghentikan pembakaran dan menghubungi aparat kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama membenarkan kronologi penemuan tersebut.
Menurut dia, saksi awal memang mengira benda itu hanyalah tumpukan sampah sebelum akhirnya mengetahui isi sebenarnya.
“Awalnya saksi mengira itu sampah, kemudian dibakar. Saat proses pembakaran, baru terlihat potongan tubuh korban di dalam karung,” ujar Made.
Polisi menerima laporan sekitar pukul 16.00 WIB.
Tak lama kemudian, tim Satreskrim Polres Metro Depok langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Setelah proses olah TKP selesai, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani autopsi.
Pemeriksaan forensik dilakukan guna mengetahui identitas korban sekaligus penyebab pasti kematiannya.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan kondisi korban sangat mengenaskan.
Jasad ditemukan tanpa busana di dalam karung beras.
Kedua tangan korban terikat menggunakan kain berwarna putih, sementara pada bagian leher terlihat luka terbuka.



