Banjir dan Longsor di Sumatera Barat, Sejumlah Akses Jalan Terputus

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir dan longsor melanda dua kabupaten di Provinsi Sumatera Barat sejak beberapa hari yang lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi juga memicu banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Kejadian tersebut berdampak pada wilayah Nagari Malaka Timur, Nagari Malaka Utara, dan Nagari Sungai Batang, Kecamatan Malalak.

“Kerusakan yang dilaporkan meliputi satu unit rumah, tiga akses jalan, satu unit jembatan, dan satu unit tanggul yang jebol. Satu akses jalan juga dilaporkan terputus akibat peristiwa ini,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com,

Abdul menyebut bahwa kondisi terkini banjir telah surut dan pemerintah setempat bersama warga terdampak melakukan gotong royong pembersihan material pascabanjir dan longsor.

Kejadian banjir dan longsor juga terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Wilayah terdampak meliputi Nagari Kajai dan Nagari Kajai Selatan di Kecamatan Talamau serta Nagari Bandu Balai di Kecamatan Kinali.

“Sebanyak empat unit rumah dan akses jalan utama Simpang Empat–Talu terdampak,” ujarnya.

Abdul menambahkan, hingga Minggu (26/7), hujan masih mengguyur lokasi kejadian dan jalur Simpang Empat–Talu masih mengalami gangguan.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan potensi cuaca ekstrem pada periode 27 hingga 29 Juli 2026. Beberapa wilayah yang berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang antara lain Provinsi Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Papua Pegunungan, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan dan Sumatra Utara.

Adapun wilayah lainnya yang juga didominasi akan mengalami curah hujan dengan kategori rendah pada Dasarian III Juli 2026 (21 – 30 Juli 2026) meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, Papua Tengah dan Papua Selatan.

Abdul mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, khususnya karhutla. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan, pemantauan, serta deteksi dini terhadap potensi karhutla dan memastikan ketersediaan sarana prasarana pemadaman. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di wilayah yang rawan terbakar. Apabila masyarakat mengetahui atau melihat kejadian kebakaran, segera lapor kepada otoritas daerah setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

“Jika wilayah tempat tinggal dilanda hujan dengan intensitas tinggi selama kurang lebih satu jam dan membatasi jarak pandang, masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dapat segera evakuasi tempat yang lebih aman,” imbaunya.

“Sementara itu, masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor agar mewaspadai tanda-tanda pergerakan tanah, seperti munculnya retakan pada tanah atau bangunan, pohon atau tiang yang mulai miring, serta suara gemuruh dari arah lereng. Apabila kondisi membahayakan, masyarakat diimbau segera melakukan evakuasi dan mengikuti arahan pemerintah daerah maupun petugas di lapangan,” tambahnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA