Sudaryono Resmi Jadi Kepala BGN: Benahi Tata Kelola MBG, Banyak Dengar, dan Zero Toleransi Korupsi

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

“Saya minta kepada yang bersangkutan misalnya itu kemudian dilaporkan kepada pihak yang berwajib, karena ini betul-betul kita serius untuk menangani perkara ini,” lanjut Sudaryono.

Ia juga meminta kepada seluruh pihak yang mengenalnya agar memahami bahwa seluruh urusan pekerjaan di BGN harus dilakukan melalui mekanisme resmi.

“Saya ingin penyelesaian masalah, saya ingin penyelesaian persoalan, follow up dan lain-lain dilaksanakan sesuai mekanisme sistem, jadi kita bukan lagi trust in person kemudian kita bicara di ruang-ruang yang remang-remang yang gelap, di private-private room di restoran, tapi segala sesuatu harus dibahas di ruang-ruang yang terang dan transparan dan dilihat orang,” tegasnya.

Zero Toleransi Korupsi di BGN

Sudaryono meminta dukungan seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan program MBG. Ia menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi praktik korupsi maupun penyimpangan anggaran.

“Saya mohon doa mohon dukungan mohon restu untuk kami bersama-sama dengan wakil kepala Bu Arumsari dan Pak Tenggono beserta seluruh jajaran BGN dan seluruh stakeholder,” ujarnya.

“Zero toleran untuk praktik-praktik korupsi dan hengki-pengki, dan copet-copetan sebagaimana barangkali ini yang paling dibenci oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegas Sudaryono.

Ia memastikan dirinya berkomitmen menjalankan tugas secara bersih dan profesional.

“Saya di sini meyakinkan bahwa yakinlah bahwa saya di detik ini berkomitmen untuk kemudian kita kerja dengan sebaik-baiknya dan sebersih-bersih,” katanya.

Namun, Sudaryono mengakui tidak bisa bekerja sendiri. Ia membutuhkan dukungan seluruh jajaran BGN, mitra, serta masyarakat untuk mengawal program tersebut.

“Namun kami bukanlah Superman, tentu saja kan tidak mungkin saya selesaikan persoalan atau program ini saya selesainya sendiri,” ujarnya.

Ia menyatakan akan membuka ruang seluas-luasnya bagi kritik, masukan, dan laporan masyarakat.

“Kami mendengar, kami ingin lebih banyak mendengar, ingin kemudian lebih banyak menerima masukan dari semua, ada barangkali ditemukan hal-hal yang janggal, ada ide-ide baru dan lain-lain kami siap untuk menerima masukan dan menjadi bahan pertimbangan untuk kami mengambil sebuah keputusan,” tuturnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU
[holopis_popular mode="shortcode"]