Dugaan awal mengarah pada ledakan yang berasal dari jaringan pipa gas bawah tanah.
Namun, penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan sumber ledakan sekaligus mengetahui apakah terdapat faktor teknis maupun unsur lain yang menyebabkan insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena terjadi di kawasan permukiman padat penduduk.
Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian selama proses evakuasi dan investigasi masih berlangsung agar tidak mengganggu kerja petugas serta menghindari potensi bahaya dari reruntuhan bangunan.
Hingga Selasa (21/7/2026), tim SAR gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan seluruh korban berhasil dievakuasi.
Sementara aparat kepolisian memasang garis polisi di sekitar area ledakan guna mendukung proses penyelidikan dan mengungkap penyebab pasti insiden yang mengakibatkan korban jiwa tersebut.





💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...