Fernando menilai latar belakang politik seseorang tidak boleh menjadi alasan untuk mempertahankan pejabat yang tidak mampu menjaga komunikasi publik pemerintahan.
Menurutnya, sikap komunikasi yang agresif dan defensif terhadap kritik justru berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo.
“Saya ragu Presiden Prabowo Subianto akan mampu menyelesaikan masa jabatannya sampai 2029 kalau masih mempertahankan mereka-mereka yang komunikasinya selalu ingin menyerang (agresif) dan defensif,” kata Fernando.
Ia juga mempertanyakan kesungguhan pihak-pihak tersebut dalam mendukung pemerintahan Prabowo apabila komunikasi yang dibangun justru menghasilkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
“Sangat diragukan kesungguhan mereka mendukung pemerintahan Prabowo Subianto karena kesan yang dibangun bukan positif terapi semakin negatif sehingga membuat masyarakat semakin jenuh,” ujarnya.
Fernando menegaskan keputusan akhir berada di tangan Presiden Prabowo. Menurutnya, evaluasi terhadap pejabat dengan komunikasi yang menimbulkan kegaduhan perlu dilakukan jika pemerintah ingin memperbaiki persepsi publik.
“Keputusan ada pada Prabowo, kalau ingin semakin baik persepsi publik segera lakukan pencopotan terhadap mereka yang komunikasinya membuat gaduh,” pungkas Fernando Emas.


