HOLOPIS.COM, JAKARTA – Spanyol tak hanya pulang membawa trofi juara Piala Dunia 2026. FIFA juga menyiapkan hadiah fantastis, sementara Argentina tetap mendapat bayaran besar meski kalah di final.
Gelar juara Piala Dunia 2026 ternyata tak hanya membawa kebanggaan bagi Timnas Spanyol.
Di balik keberhasilan La Roja mengangkat trofi usai mengalahkan Argentina di partai final, FIFA juga menggelontorkan hadiah uang dengan nilai fantastis yang mencapai US$51 juta atau sekitar Rp918 miliar.
Hadiah jumbo tersebut menjadi bonus terbesar yang diterima federasi sepak bola juara dunia sepanjang sejarah, seiring keputusan FIFA menaikkan total hadiah Piala Dunia 2026 menjadi US$871 juta atau sekitar Rp15,67 triliun untuk seluruh 48 negara peserta.
Spanyol memastikan gelar juara dunia kedua setelah menundukkan Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Kemenangan itu bukan hanya mengakhiri penantian selama 16 tahun sejak menjadi juara pada 2010.
La Roja juga menjadi tim pertama yang membawa pulang paket hadiah paling lengkap dalam sejarah Piala Dunia, mulai dari trofi juara, medali emas, cincin juara resmi FIFA, hingga hadiah uang hampir menyentuh Rp1 triliun.
Sementara itu, Argentina yang harus puas menjadi runner-up juga tetap memperoleh hadiah yang tak kalah besar.
FIFA mengalokasikan US$34 juta atau sekitar Rp612 miliar kepada Federasi Sepak Bola Argentina sebagai penghargaan atas keberhasilan Albiceleste menembus partai final.
Meski gagal mempertahankan gelar juara dunia, nominal tersebut tetap menjadi salah satu hadiah terbesar yang pernah diterima runner-up Piala Dunia.
Tak hanya dua finalis, FIFA juga mengganjar seluruh peserta berdasarkan pencapaian masing-masing selama turnamen.
Inggris yang finis di peringkat ketiga berhak memperoleh US$30 juta atau sekitar Rp540 miliar, sedangkan Prancis di posisi keempat menerima US$28 juta atau sekitar Rp504 miliar.
Negara-negara yang mencapai babak perempat final memperoleh US$20 juta atau sekitar Rp360 miliar.


