Operasi Pelengseran Febrie Adriansyah Diduga Tabrak KUHAP

0 Shares

“Lalu dari mana nalarnya mengkaitkan dengan Febrie,” tegasnya dengan emosi.

Hotman kemudian menuding sepertinya ada skenario agar Febrie dicopot dari jabatan Jampidsus terkait sikap tegasnya bongkar Mega Skandal Korupsi.

“Terserah Anda mengartikan. Silahkan Anda artikan sendiri,” tudingnya.

Sebelum ini sempat berkembang di ruang Publik, Febrie memang ada dugaan ditarget oleh Oligarki yang selama 10 tahun terakhir tidak terusik lantaran dibekingi sejumlah oknum Jenderal dan oknum penguasa.

Dugaan ini makin menguat ketika Hotman melanjutkan penanganan Febrie tanpa izin Presiden.

“Layaknya sesama penegak hukum ada adab dan etikanya. Febrie itu termasuk pejabat tinggi (eselon satu) tentunya, Polri meminta izin kepada Presiden. Ini kan tidak,” tudingnya kembali.

- Advertisement -

Operasi pelengseran Febrie ini sendiri makin menguat ketika berkembang. Dari informasi bahwa Febrie tidak pernah mengajukan pengunduran diri dari kursi Jampidsus.

“Pengunduran diri itu tidak pernah dilakukan oleh Febrie sendiri,” ucap sebuah sumber,

Ketika dicecar, soal surat pengunduran diri, dia mengelak menjawab. “Saya tidak tahu. Saya hanya tahu soal Pak Febrie tidak pernah mengajukan pengunduran diri, ” akhirinya sembari berlalu.

Padahal diketahui, Febrie Adriansyah dalam pernyataannya menyebut bahwa dirinya masih ditugaskan Jaksa Agung untuk menuntaskan perkara korupsi MBG saat didesak terkait wacana dirinya untuk mengundurkan diri.

Namun, kemudian pada dini hari Kapuspenkum Anang Supriatna malah mengumumkan bahwa Febrie Adriansyah malah mengundurkan diri secara mendadak.

Atas pengunduran diri itu, kemudian ditindaklanjuti dengan pengajuan nama pengganti Jampidsus Kuntadi yang diajukan kepada Presiden.

Seperti kelaziman, pergantian pejabat yang bermasalah dilakukan setelah ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Kalau pun ada diberhentikan sementara dari jabatan dan ditunjuk Plh (Pelaksana Harian).

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU