Kapal KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar, 47 Penumpang Selamat dan 24 Hilang

0 Shares

HOLOPIS.COM, SELAYAR – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar mengerahkan tim SAR gabungan untuk menangani kecelakaan kapal penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan jumlah penumpang yang semula dilaporkan sebanyak 50 orang berubah setelah dilakukan verifikasi bersama pihak terkait.

“Data awal yang kami terima menyebutkan terdapat 50 penumpang. Namun setelah dilakukan verifikasi, total orang yang berada di atas kapal mencapai 70 orang. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan,” ujar Arif di Makassar, Kamis (16/7).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Nurul Salsa bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA dengan mengangkut puluhan penumpang.

Di tengah pelayaran, kapal mengalami gangguan mesin saat berada di perairan barat Pulau Polassi atau sekitar 43 mil laut (nautical mile/NM) dari Pelabuhan Benteng Selayar. Insiden tersebut kemudian berujung pada musibah yang menyebabkan kapal tenggelam.

Setelah menerima laporan, Basarnas Makassar langsung mengerahkan personel beserta unsur SAR gabungan untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal.

- Advertisement -

“Begitu menerima informasi mengenai KM Nurul Salsa yang mengalami gangguan di perairan Selayar, kami segera menggerakkan seluruh unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap penumpang maupun awak kapal,” kata Arif.

Dalam proses evakuasi, KM Harapan Kita yang berangkat dari Pulau Jampea berhasil menemukan para korban di laut pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA.

Sebanyak 41 orang, termasuk awak kapal, berhasil dievakuasi oleh KM Harapan Kita dari lokasi yang berjarak sekitar 18 NM dari titik kejadian.

Selain itu, enam penumpang lainnya diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi sebelum dievakuasi ke Pulau Polassi.

Arif menegaskan, operasi pencarian akan terus dilanjutkan secara maksimal sesuai standar operasional prosedur (SOP) SAR hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Ia juga menyebut data korban masih bersifat sementara karena tim SAR gabungan masih melakukan pendataan dan menunggu konfirmasi dari keluarga para penumpang.

“Data korban masih belum final karena kami masih menunggu informasi dari pihak keluarga. Mudah-mudahan tidak ada lagi laporan tambahan mengenai penumpang yang berada di KM Nurul Salsa,” tutupnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rio Anthony
Ronald Steven
Rio Anthony, Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU