“Jangan biarkan ruang kosong informasi diisi oleh berbagai spekulasi. Penegak hukum harus berbicara secara terang kepada publik mengenai perkembangan perkara ini agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Habib Syakur menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi hanya akan memperoleh dukungan masyarakat apabila seluruh proses hukumnya berjalan secara transparan, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita semua tentu berharap hukum benar-benar menjadi panglima. Karena itu, aparat penegak hukum harus memberikan kepastian, bukan justru menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Kepercayaan publik adalah modal utama dalam pemberantasan korupsi dan itu harus dijaga bersama,” pungkasnya.


