Surat Calon Jampidsus Sudah di Meja Prabowo, Istana Mulai Seleksi Nama Pengganti Febrie

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM Istana mengonfirmasi telah menerima usulan nama calon pengganti Febrie Adriansyah dari Jaksa Agung dan kini mulai memprosesnya melalui Tim Penilai Akhir (TPA).

Proses pengisian jabatan definitif Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) mulai memasuki babak baru.

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan telah menerima surat resmi dari Jaksa Agung yang berisi usulan nama-nama calon pengganti mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Menurutnya, surat dari Kejaksaan Agung telah diterima Istana pada Selasa (14/7/2026) dan kini mulai diproses melalui mekanisme Tim Penilai Akhir (TPA).

“Secara resmi dapat kami laporkan bahwa per kemarin, Selasa tanggal 14, Jaksa Agung telah mengirimkan surat kepada Presiden untuk mengajukan usulan nama pengganti pejabat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus yang beberapa waktu lalu mengajukan pengunduran diri,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

- Advertisement -

Ia menjelaskan, seluruh nama yang diusulkan akan melalui tahapan seleksi di Tim Penilai Akhir sebelum Presiden mengambil keputusan mengenai sosok yang akan mengisi salah satu jabatan paling strategis di lingkungan Kejaksaan Agung tersebut.

“Mungkin hari ini akan segera kita tindak lanjuti yang diusulkan oleh Pak Jaksa Agung,” ujarnya.

Prasetyo juga membenarkan bahwa sejumlah nama yang sebelumnya ramai diperbincangkan memang tercantum dalam surat usulan tersebut.

Di antaranya adalah Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung Kuntadi dan Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana.

“Kalau berdasarkan suratnya, ya,” kata Prasetyo saat ditanya mengenai kedua nama tersebut.

Meski demikian, Istana belum memastikan siapa yang akan dipilih Presiden.

Seluruh kandidat masih harus menjalani proses penilaian sebelum keputusan akhir ditetapkan.

Menurut Prasetyo, pengisian jabatan Jampidsus menjadi salah satu agenda yang diprioritaskan pemerintah mengingat posisi tersebut memiliki peran penting dalam penanganan perkara tindak pidana khusus, termasuk kasus-kasus korupsi berskala besar.

“Menunggu proses Tim Penilai Akhir. Insya Allah ini termasuk salah satu yang membutuhkan percepatan dibanding proses-proses yang lain,” ujarnya.

Jabatan Jampidsus menjadi sorotan publik setelah pengunduran diri pejabat sebelumnya memicu berbagai spekulasi mengenai calon penggantinya.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah nama beredar luas di media sosial maupun pemberitaan sebagai kandidat kuat mengisi posisi tersebut.

Dengan masuknya surat usulan ke meja Presiden, proses seleksi kini resmi dimulai.

Hasil pembahasan Tim Penilai Akhir nantinya akan menjadi dasar bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menetapkan pejabat definitif yang memimpin bidang tindak pidana khusus di Kejaksaan Agung.

Hingga saat ini, Istana belum mengungkapkan jadwal pasti kapan keputusan akan diumumkan.

Namun pemerintah memastikan proses pengisian jabatan Jampidsus akan dipercepat agar tidak mengganggu kesinambungan penegakan hukum dan penanganan berbagai perkara strategis yang sedang berjalan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU