Tujuh Kecamatan di Maros Dilanda Kekeringan, 92 Ribu Jiwa Terdampak

23 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

“Saat ini ada empat armada milik BPBD untuk penyaluran air bersih,” tutup Towadeng.

Kabupaten Maros diketahui mulai memasuki musim kemarau sejak awal Juni 2026. Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus dan diprediksi berlangsung hingga November mendatang.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sulawesi Selatan, Syamsul Bahri, mengatakan musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya akibat pengaruh fenomena El Nino.

El Nino merupakan fenomena iklim yang ditandai meningkatnya suhu permukaan laut di wilayah tengah dan timur Samudra Pasifik.

Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya curah hujan di Indonesia sehingga memicu musim kemarau yang lebih panjang, suhu udara lebih panas, dan meningkatkan potensi kekeringan.

“Tahun ini musim kemarau lebih kering dibandingkan biasanya karena El Nino,” ujar Syamsul.

Ia menjelaskan, suhu udara harian di Kabupaten Maros saat ini berkisar 27,5 derajat Celsius dengan suhu maksimum yang dapat mencapai 33 derajat Celsius.
Kondisi tersebut dipengaruhi berkurangnya tutupan awan sehingga sinar matahari lebih maksimal pada siang hari.

Sebaliknya, suhu udara pada malam hari justru mengalami penurunan hingga sekitar 23,4 derajat Celsius.

“Saat ini tutupan awan mulai berkurang. Jika cuaca didominasi cerah berawan, maka siang hari akan terasa lebih panas, sedangkan malam hari akan terasa lebih dingin,” jelasnya.

Syamsul menambahkan, wilayah pesisir seperti Kecamatan Bontoa dan Marusu diperkirakan menjadi daerah yang paling terdampak selama musim kemarau berlangsung.
Karena itu, masyarakat diimbau menggunakan air secara hemat serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api sehingga mengurangi risiko kebakaran,” pungkasnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Rio Anthony
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Rio Anthony, Muhammad Ibnu Idris
23 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU