Malas Bersihkan Organ Intim Usai Bercinta? Siap-Siap Hadapi Risiko Mengerikan Ini

Konten Dewasa
0 Shares

Berita Relasi :

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Malas bersihkan organ intim usai bercinta? Awas risiko infeksi saluran kemih hingga ginjal! Simak penjelasan dokter berikut ini.

Banyak pasangan memilih untuk langsung beristirahat atau tidur setelah berhubungan intim.

Advertorial

Padahal, kebiasaan malas membersihkan area genital ini menyimpan risiko kesehatan yang cukup mengerikan, mulai dari infeksi saluran kemih hingga komplikasi ginjal yang serius.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, memperingatkan bahwa menjaga kebersihan organ intim pasca-berhubungan seksual adalah langkah sederhana namun krusial.

Pasalnya, aktivitas seksual dapat mendorong bakteri dari area kulit, vagina, maupun anus masuk ke dalam saluran kemih.

“Infeksi saluran kemih atau ISK mungkin teman-teman sudah banyak yang tahu. Setelah berhubungan, bakteri bisa terdorong masuk ke dalam saluran kemih. Ini berlaku untuk pria maupun wanita,” ujar dr. Aditya dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya.

Gejala awal ISK umumnya ditandai dengan anyang-anyangan (rasa ingin buang air kecil terus-menerus tetapi urine yang keluar sedikit) serta rasa perih saat berkemih.

Jika diabaikan, bakteri dapat menjalar naik ke organ vital lainnya.

“Kalau infeksi ini tidak ditangani, bakterinya bisa naik ke ginjal dan menyebabkan pielonefritis atau infeksi ginjal,” jelas dr. Aditya.

Jika sudah mencapai tahap ini, penderita akan mengalami demam tinggi, menggigil, nyeri pinggang hebat, mual, hingga muntah, yang sering kali memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Bagi pria, ancaman lain yang mengintai adalah balanitis, yaitu peradangan pada kepala penis akibat penumpukan bakteri atau jamur di area yang lembap.

Kondisi ini rentan terjadi pada pria yang belum disunat karena sisa cairan mudah mengendap di bawah kulup, meski pria yang sudah disunat tetap memiliki risiko serupa jika mengabaikan higienitas.

Jika balanitis terjadi berulang, kulit penis bisa mengetat hingga memicu fimosis (kulup tidak bisa ditarik ke belakang).

Bahkan, bisa berujung pada parafimosis yaitu kondisi darurat medis di mana aliran darah ke penis terganggu dan harus segera mendapat penanganan dokter.

Guna menghindari berbagai risiko mengerikan tersebut, dr. Aditya mengimbau masyarakat untuk mengubah kebiasaan setelah bercinta.

Guna menghindari berbagai risiko mengerikan tersebut, dr. Aditya mengimbau masyarakat untuk segera mengubah kebiasaan setelah bercinta dengan melakukan langkah pembersihan yang tepat.

Masyarakat disarankan untuk tidak langsung tidur, melainkan menyempatkan diri ke kamar mandi sesaat setelah berhubungan intim.

Langkah pertama yang sangat dianjurkan adalah buang air kecil, sebab mengeluarkan urine secara efektif dapat membantu membilas dan mendorong keluar bakteri yang telanjur masuk ke saluran kemih.

Setelah itu, bilas area genital secara perlahan menggunakan air mengalir yang bersih.

Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah mengeringkannya dengan baik menggunakan handuk atau tisu bersih.

Hal ini krusial dilakukan agar area genital tidak berada dalam kondisi lembab, yang diketahui menjadi sarang favorit bagi pertumbuhan jamur dan bakteri.

Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares

Berita Terbaru

Jangan Lewatkan