Pria Wajib Tahu! Kalau Alami 5 Tanda Ini, Bisa Jadi Sedang Mengalami Disfungsi Ereksi

Konten Dewasa
0 Shares

Berita Relasi :

JAKARTA, Holopis.com – Kenali 5 tanda disfungsi ereksi yang sering diabaikan pria. Jangan anggap sepele karena bisa menjadi gejala gangguan kesehatan serius.

Disfungsi ereksi tidak hanya dialami pria lanjut usia.

Advertorial

Kondisi yang ditandai dengan kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi ini juga bisa menyerang pria berusia muda akibat berbagai faktor, mulai dari gaya hidup yang kurang sehat hingga penyakit tertentu.

Para ahli mengingatkan bahwa disfungsi ereksi (DE) bukan sekadar persoalan kehidupan seksual.

Dalam banyak kasus, kondisi ini justru menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan yang lebih serius, seperti diabetes, penyakit jantung, gangguan pembuluh darah, hingga ketidakseimbangan hormon.

Dilansir dari Men’s Health, pria sebaiknya tidak mengabaikan keluhan yang terjadi berulang.

Meski sesekali gagal ereksi masih tergolong normal karena dipengaruhi kelelahan, stres, kurang tidur, atau konsumsi alkohol, kondisi yang terus berulang memerlukan pemeriksaan medis.

Berikut lima tanda yang patut diwaspadai karena bisa mengindikasikan disfungsi ereksi.

1. Sulit Mendapatkan atau Mempertahankan Ereksi

Tanda paling umum adalah kesulitan memperoleh ereksi atau ereksi tidak bertahan cukup lama saat berhubungan intim.

Jika kondisi tersebut sering terjadi, pria disarankan segera berkonsultasi dengan dokter, terutama spesialis urologi.

2. Ereksi Pagi Hari Mulai Jarang Terjadi

Ereksi saat bangun tidur merupakan respons alami tubuh yang menunjukkan aliran darah ke penis berjalan dengan baik.

Jika frekuensi ereksi pagi mulai berkurang dibandingkan biasanya, hal itu dapat menjadi pertanda adanya gangguan pada pembuluh darah yang berperan dalam proses ereksi.

3. Gairah Seks Menurun

Menurunnya libido juga bisa menjadi salah satu gejala disfungsi ereksi. Kondisi ini sering dikaitkan dengan rendahnya kadar hormon testosteron.

Selain menurunkan hasrat seksual, kekurangan hormon testosteron juga dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, massa otot berkurang, hingga kebugaran fisik menurun.

4. Gangguan Ereksi Terjadi Berulang

Hampir semua pria pernah mengalami kegagalan ereksi dalam kondisi tertentu, misalnya karena stres, kelelahan, kurang tidur, atau rasa gugup.

Namun, apabila gangguan tersebut terus berulang tanpa penyebab yang jelas, kondisi itu perlu mendapatkan evaluasi medis karena bisa berkaitan dengan penyakit tertentu.

5. Memiliki Kolesterol atau Tekanan Darah Tinggi

Pria yang memiliki kolesterol tinggi maupun hipertensi juga berisiko lebih besar mengalami disfungsi ereksi.

Pasalnya, kedua kondisi tersebut dapat merusak pembuluh darah sehingga aliran darah menuju penis menjadi tidak optimal.

Akibatnya, proses ereksi menjadi lebih sulit terjadi.

Menurut para ahli, disfungsi ereksi sering kali bukan merupakan penyakit utama, melainkan gejala dari gangguan kesehatan lain yang perlu segera ditangani.

Karena itu, pemeriksaan sejak dini sangat dianjurkan apabila keluhan muncul secara berulang atau mulai mengganggu kualitas hidup maupun hubungan dengan pasangan.

Penanganan disfungsi ereksi tidak selalu bergantung pada obat-obatan.

Perubahan gaya hidup seperti rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, mengonsumsi makanan bergizi, mengelola stres, tidur yang cukup, serta mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol juga berperan penting dalam membantu memperbaiki fungsi ereksi.

Jika gangguan ereksi berlangsung selama beberapa bulan atau semakin sering terjadi, pria disarankan segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan memperoleh penanganan yang sesuai.

Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares

Berita Terbaru

Jangan Lewatkan