JAKARTA, Holopis.com – Video viral 4 wanita pamer dada kembali jadi perbincangan. Benarkah bisa ditonton di DoodStream?
Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video syur yang memperlihatkan aksi vulgar empat orang wanita.
Berdasarkan pantauan di internet, link video “4 wanita pamer dada” tersebut kini tengah ramai diburu oleh warganet sejak beberapa hari terakhir.
Video berdurasi 1 menit 13 detik itu awalnya beredar terbatas di media sosial Twitter (X).
Namun, belakangan diketahui bahwa rekaman vulgar tersebut juga jamak dibagikan melalui platform hosting video pihak ketiga, salah satunya DoodStream.
Banyak netizen yang penasaran dan mencari tahu kebenaran apakah video vulgar tersebut memang tersedia di DoodStream.
Sebagai informasi, DoodStream merupakan platform layanan hosting video gratis yang memiliki basis pustaka (library) video tanpa batas, mirip dengan YouTube.
Namun, berbeda dengan YouTube yang memiliki sistem moderasi ketat terhadap konten pornografi dan kekerasan, DoodStream dikenal memiliki aturan yang jauh lebih longgar.
Hal ini membuat platform tersebut sering disalahgunakan oleh pengguna untuk mengunggah konten-konten ilegal, termasuk video bermuatan asusila seperti aksi 4 wanita pamer dada yang sedang viral ini.
Fakta lain yang mengejutkan, sistem di platform DoodStream ini memungkinkan para pengunggah (uploader) untuk mendulang keuntungan atau “cuan”.
Skema kerjanya hampir mirip dengan monetisasi konten pada umumnya, di mana setiap klik atau tayangan dari video viral yang diburu netizen tersebut akan menghasilkan konversi uang bagi pemilik akun.
Selain menyediakan fitur streaming langsung lewat pemutar video (player), platform ini juga mempermudah penyebaran konten.
Pengguna dapat dengan mudah mengunduh video secara gratis, membagikan tautan (URL) ke grup-grup aplikasi pesan singkat seperti Telegram, hingga menyematkan (embed) tautan tersebut ke situs web atau blog pribadi.


