Sugiono Bakal Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Habib Syakur: Puji Diplokmasi Prabowo

0 Shares

JAKARTA – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengutus Menteri Luar Negeri Sugiono untuk menghadiri prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran. Menurutnya, keputusan tersebut mencerminkan kecermatan pemerintah dalam menjaga hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara sahabat.

Habib Syakur menilai kehadiran Menlu Sugiono bukan sekadar bentuk penghormatan kepada tokoh penting dunia Islam, tetapi juga menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjalankan diplomasi yang aktif, berimbang, dan menghormati hubungan bilateral.

“Keputusan Presiden Prabowo mengutus Menteri Luar Negeri Sugiono untuk menghadiri prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei merupakan langkah strategis dalam diplomasi tingkat tinggi. Ini menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjaga etika hubungan antarnegara dan menghormati negara sahabat,” ujar Habib Syakur dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Ia mengatakan, diplomasi tidak hanya dijalankan melalui forum-forum resmi atau pertemuan bilateral, tetapi juga diwujudkan melalui kehadiran negara dalam momen-momen penting yang memiliki makna simbolik bagi negara mitra.

Menurut Habib Syakur, langkah tersebut memperlihatkan posisi Indonesia sebagai negara yang mampu membangun komunikasi dengan berbagai pihak tanpa meninggalkan prinsip politik luar negeri bebas dan aktif.

“Kehadiran perwakilan Indonesia pada momentum seperti ini memiliki nilai diplomatik yang besar. Ini memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang mampu menjalin hubungan baik dengan semua pihak tanpa harus terjebak dalam polarisasi geopolitik,” katanya.

- Advertisement -

Ia juga berpandangan bahwa kebijakan Presiden Prabowo tersebut dapat memperkuat hubungan Indonesia dengan Iran, sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, perdagangan, pendidikan hingga hubungan antarumat.

Habib Syakur berharap pemerintah terus mengedepankan pendekatan diplomasi yang inklusif dan saling menghormati dalam membangun hubungan internasional.

“Langkah ini patut diapresiasi karena memperlihatkan kepemimpinan yang memahami pentingnya diplomasi sebagai instrumen menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat persahabatan dengan negara-negara di dunia,” pungkasnya.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa Ayatollah Ali Khamenei akan dimakamkan pada hari Kamis, 9 Juli 2026 di Kompleks Makam Imam Reza yang terletak di kota kelahirannya, Mashhad, Iran.

Pimpinan tertinggi Iran tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 28 Februari 2026 akibat serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan militer Israel dan Amerika Serikat. Serangan tersebut menargetkan pejabat tinggi Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU