HOLOPIS.COM, JAKARTA – Fabio Quartararo akhirnya angkat bicara setelah namanya tidak masuk dalam daftar pembalap Yamaha yang akan menjajal motor MotoGP generasi baru berkapasitas 850 cc di Sirkuit Brno, Republik Ceko, Senin (22/6/2026).
Meski mengaku siap jika diminta ikut serta, juara dunia MotoGP 2021 itu memahami alasan Yamaha mengambil keputusan tersebut.
Tes di Brno menjadi salah satu agenda penting dalam pengembangan regulasi baru MotoGP yang akan mulai berlaku pada musim 2027. Untuk pertama kalinya, motor dengan mesin 850 cc, aerodinamika yang lebih sederhana, tanpa perangkat ride-height device, serta menggunakan ban baru dari Pirelli mulai diuji di lintasan.
Namun Yamaha memilih pendekatan yang berbeda dibanding beberapa pabrikan lain. Tim asal Jepang itu hanya menurunkan pembalap yang diproyeksikan menjadi bagian proyek jangka panjang mereka pada musim 2027.
Saat ini, satu-satunya nama yang sudah dipastikan masuk dalam rencana masa depan Yamaha adalah Toprak Razgatlioglu. Sementara satu motor lainnya dikendarai oleh pembalap penguji, Augusto Fernandez.
Keputusan tersebut otomatis membuat Quartararo tidak mendapat kesempatan mencoba motor generasi baru Yamaha. Situasi itu semakin menarik karena pembalap asal Prancis tersebut terus dikaitkan dengan Honda dan disebut berpeluang meninggalkan Yamaha pada akhir musim ini.
Meski demikian, Quartararo mengaku tidak terlalu memikirkan absennya dirinya dalam tes tersebut.
“Aku akan bersama keluargaku di rumah mengadakan pesta barbekyu!” kata Quartararo dikutip Holopis.com dari Crash, Sabtu (20/6/2026).
Pembalap berusia 27 tahun itu juga menegaskan dirinya memahami alasan Yamaha tidak memberinya kesempatan untuk ikut serta dalam pengujian.
“Tentu saja, saya mengerti bahwa Yamaha tidak ingin saya menguji motor ini di sini,” lanjut Quartararo.
“Menurutku ini cukup normal. (Tapi) jika mereka bertanya padaku, tentu saja aku akan melakukan tes,” tambahnya.
Langkah Yamaha berbeda dengan Honda yang justru memberikan kesempatan kepada Joan Mir dan Luca Marini untuk menguji motor 850 cc terbaru mereka.
Padahal, kedua pembalap tersebut juga belum tentu menjadi bagian proyek Honda pada musim 2027 mendatang.
Honda tampaknya lebih mengutamakan pengalaman serta kualitas masukan dari para pembalap dalam proses pengembangan motor dibanding kekhawatiran soal kerahasiaan proyek jangka panjang.
Meski tidak ikut dalam tes perdana di Brno, Quartararo mengaku tidak terlalu cemas terkait adaptasi terhadap motor baru maupun ban Pirelli yang akan digunakan pada era regulasi berikutnya.
Menurutnya, masih ada kesempatan lain untuk mempelajari karakter motor dan ban baru tersebut sebelum musim 2027 benar-benar dimulai.
“Soal ban, pada akhirnya, kita hanya punya satu hari di Valencia, jadi butuh sedikit lebih banyak waktu untuk memahami dengan baik bagaimana performanya,” ujar Quartararo.
Tes motor MotoGP 850 cc berikutnya dijadwalkan berlangsung usai Grand Prix Austria pada pertengahan September. Sejumlah pembalap yang belum mendapat kesempatan di Brno berpotensi ikut ambil bagian dalam sesi pengujian tersebut.
Kini perhatian tertuju pada masa depan Quartararo bersama Yamaha. Jika rumor kepindahannya ke Honda benar terjadi, absennya sang pembalap dalam tes motor 2027 bisa menjadi salah satu sinyal kuat bahwa hubungan kedua pihak mulai memasuki babak akhir.

