HOLOPIS.COM, JAKARTA – Miliarder teknologi Elon Musk kembali melontarkan pandangan yang mengundang perhatian. Kali ini, bos Space X dan Tesla tersebut memprediksi bahwa uang konvensional pada akhirnya tidak lagi menjadi alat transaksi utama bagi manusia di masa depan.
Dalam sebuah diskusi di platform X, Musk menyebut ada dua hal yang menurutnya akan jauh lebih penting dibanding uang, yakni massa dan energi.
Dilansir Holopis.com dari Benzinga pada Sabtu (20/6/2026), pernyataan itu muncul ketika Musk membahas rencananya mengembangkan kemampuan manufaktur di luar angkasa guna mendukung kebutuhan komputasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang terus meningkat.
Pembahasan bermula saat pengguna X bernama James Stephenson menanyakan apakah orbit Bumi mampu menyediakan energi matahari yang cukup untuk mendukung ambisi besar pengembangan AI di masa depan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Musk menjelaskan bahwa pemanfaatan energi dalam skala besar membutuhkan infrastruktur yang tidak sederhana. Bahkan, ia menyinggung kemungkinan pembangunan fasilitas produksi di Bulan.
“Ini akan membutuhkan pembuatan panel surya & radiator di Bulan dan meluncurkannya ke luar angkasa dengan penggerak massa,” kata Musk.
Namun, pernyataan yang paling menarik perhatian justru datang setelahnya. Musk menilai uang akan kehilangan relevansinya jauh sebelum teknologi tersebut benar-benar terwujud.
“Massa & energi akan menggantikan uang,” ujar Musk.
Bukan kali pertama Musk menyampaikan pandangan bahwa uang suatu hari nanti tidak lagi menjadi faktor utama dalam kehidupan manusia. Ia beberapa kali mengungkapkan gagasan bahwa kemajuan teknologi dan ketersediaan energi yang melimpah dapat mengubah cara peradaban mengukur nilai ekonomi.
Di sisi lain, pernyataan tersebut muncul ketika posisi Musk sebagai orang terkaya di dunia semakin sulit digoyahkan.
Kesuksesan penawaran saham perdana atau IPO SpaceX serta reli saham sejumlah perusahaan yang dipimpinnya membuat kekayaan Musk melonjak tajam. Nilai asetnya kini disebut mencapai sekitar USD 1,3 triliun, menjadikannya manusia pertama yang menembus status triliuner.
Jumlah tersebut bahkan melampaui gabungan kekayaan sejumlah tokoh bisnis ternama dunia, termasuk pendiri Amazon, Jeff Bezos.
Tak hanya itu, setelah melantai di bursa, SpaceX disebut berhasil melampaui sejumlah raksasa teknologi seperti Microsoft dan Amazon dalam ukuran kapitalisasi pasar. Kondisi ini semakin mengukuhkan posisi Musk di puncak daftar orang terkaya dunia.
Meski gagasan soal dunia tanpa uang masih terdengar futuristis, pernyataan Musk kembali menunjukkan bagaimana ia memandang masa depan dengan cara yang berbeda dari kebanyakan orang.

