HOLOPIS.COM, JAKARTA – Link video VCS Ngawi saat ini sedang menjadi buah bibir warganet, khususnya daerah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Bagaimana tidak, video VCS atau video call sex yang diperankan perempuan muda berusia 15 tahun berinsial D telah menjadi konsumsi publik.
Kepala sekolah pemeran perempuan video VCS tersebut itu membenarkan bahwa salah satu anak didiknya lah yang menjadi pemeran video bokep tersebut.
“Dia itu korban. Makanya kami lindungi dan tidak kami keluarkan,” kata Kepsek E kepada wartawan seperti dikutip Holopis.com.
E mengungkapkan, anak muridnya itu terpaksa mau melakukan adegan masturbasi saat video call sex tersebut karena merasa terancam. Awalnya korban berkenalan dengan pria di aplikasi pertemanan Pop Up.
“Pria itu mengancam. Dan nomernya korban ditengarai dibajak pria tersebut,” ucapnya.
Ancaman itu sendiri ternyata bukan gertak sambal. Pasalnya, E diduga telah membajak handphone D dan menyimpan sejumlah nomor rekan korban. Diduga pria itu menyebarkan video tersebut kepada teman-teman korban.
Kendati demikian, E mengaku masih mempertimbangkan melaporkan kejadian yang menimpa salah satu siswinya tersebut. Saat ini pihaknya sudah meminta bantuan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana ( DP3KB) untuk mendampingi korban.
Kepsek E berharap aparat kepolisian segera menangani kasus ini dan menangkap pelakunya. Pasalnya pelaku diduga merupakan seorang pria yang sudah dewasa.


