Harga BBM Naik Tak Masalah Demi Menyelamatkan Neraca Perdagangan

5 Shares

JAKARTA – Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama mengatakan bahawa isu demontrasi dan gerakan masif reformasi jilid dua adalah wujud kekeliruan kajian berfikir soal isu strategis dan geo ekonomi global.

Sebab kata Sandri, saat ini Presiden Prabowo Subianto sedang memperjuangkan untuk kepentingan rakyat, salah satunya adalah memastikan kedaulatan negara di tengah situasi tantangan global yang cukup keras.

“Gak apa apa harga BBM naik, asal subsidi BBM tepat sasaran ada pengehematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Indeks Saham Gabungan Kita (IHSG) kita menguat di pasar saham dan kurs mata uang kita menguat,” kata Sandri dalam keterangan persnya yang diterima Holopis.com, Jumat (12/6/2026).

Sandri menjelaskan bahwa dengan kenaikan harga BBM, sebenarnya pemerintah sedang berupaya menyelamatkan APBN dengan mengurangi beban subsidi dan menekan konsumsi energi.

Di sisi lain, menguatnya nilai tukar rupiah (apresiasi) saat ini pun dinilai membuat biaya impor bahan baku lebih murah, menekan inflasi, dan meningkatkan daya beli riil masyarakat secara keseluruhan.

Sandri menambahkan secara makroekonomi dan fiskal, kedua kebijakan atau kondisi tersebut memberikan keuntungan spesifik.

- Advertisement -

“Saya bukan penjilat pemerintah, tapi jujur saya nggak suka pasar saham kita disikat habis-habisa, mata uang kita terus melemah, dan di saat itu langkah pemerintah menaikkan harga BBM adalah langkah tepat,” pungkas Sandri.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa pemerintah melalui PT Pertamina Patra Niaga telah menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per tanggal 10 Juni 2026. Di mana untuk BBM subsidi harga masih sama tidak ada kenaikan apa pun, salah satunya Pertalite RON 90 di harga Rp10.000. Sementara untuk Pertamax RON 92 harganya naik sekitar 4.000 rupiah per liter menjadi Rp 16.250 per liter di kawasan Pulau Jawa.

Sedangkan dari sisi mata uang rupiah per hari Jumat 12 Juni 2025 saat ini, angkanya mengalami peningkatan menjadi Rp 17.865 / dollar AS.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU