HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada Senin (8/6) telah menimbulkan sejumlah kerusakan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, gempa-gempa susulan berkekuatan kecil masih terjadi di wilayah terdampak.
Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan wilayah yang terdampak cukup signifikan.
“Sebanyak 1.160 jiwa yang sebelumnya dilaporkan mengungsi di rumah keluarga terdekat, sebagian telah kembali ke rumah masing-masing,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (9/6).
Pasokan listrik di Kabupaten Kepulauan Sangihe berangsur normal, kecuali di pulau-pulau terluar yang berada dekat dengan episentrum gempa.
Kerusakan bangunan di Kabupaten Kepulauan Sangihe terdata antara lain 54 unit rumah rusak berat, 21 unit rumah rusak sedang, dan delapan unit rumah rusak ringan.
“Selain itu, dua unit gereja, satu unit sekolah, dan satu unit rumah dinas guru juga mengalami kerusakan,” ujarnya.
Dampak gempa di Kabupaten Kepulauan Talaud tercatat menyebabkan kerusakan pada 12 unit rumah, satu unit rumah sakit, dan satu gudang pelabuhan. Di wilayah ini sebanyak 12 KK terdampak.
Sementara itu, di Kabupaten Minahasa Utara, gempa mengakibatkan kerusakan pada satu unit gedung GMIM 76 serta satu unit fasilitas pendidikan.



