HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kasus pembunuhan terhadap seorang lansia bernama Dumaris Boru Sitio (60) di Pekanbaru, Riau, terungkap melalui rangkaian peristiwa yang terekam kamera pengawas. Aksi ini melibatkan empat pelaku dan berakhir dengan penangkapan setelah mereka sempat melarikan diri ke luar provinsi.
Berikut ini Sobat Holopi, kronologi lengkap kejadian tersebut.
Kedatangan Pelaku ke Rumah Korban
Peristiwa bermula ketika empat orang pelaku mendatangi rumah korban menggunakan mobil berwarna hitam. Berdasarkan rekaman CCTV, seorang perempuan berkaus hitam yang diduga menantu korban berinisial AF masuk lebih dahulu ke halaman rumah.
Tak lama kemudian, ia disusul oleh seorang perempuan lain yang mengenakan jaket hoodie berwarna biru. Dua orang pria kemudian ikut masuk ke dalam area rumah.
Korban Menyambut Tanpa Curiga
Situasi awal terlihat normal. Korban keluar dari dalam rumah dan membuka pintu untuk menyambut kedatangan para pelaku.
Perempuan yang diduga menantu korban bahkan sempat menyalami korban. Tidak terlihat adanya tanda-tanda kecurigaan dari pihak korban terhadap kehadiran mereka.
Serangan Mendadak Terjadi
Kondisi berubah secara tiba-tiba ketika salah satu pelaku pria datang sambil membawa kayu balok. Tanpa peringatan, pelaku langsung menyerang korban dengan memukul bagian kepala.
Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius dan menjadi awal dari aksi pembunuhan yang terjadi di lokasi.
Pelaku Melarikan Diri ke Luar Provinsi
Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Proses pelarian mereka tidak berhenti di wilayah Riau. Kabid Humas Polda Riau, Zahwani Pandra, menyebut para pelaku sempat berpindah-pindah hingga ke luar provinsi.
“Begitu melakukan aksinya pelaku sempat melarikan diri ke wilayah di luar wilayah hukum provinsi Polda Riau, ini sudah sampai ke wilayah Sumatera Utara dan sudah sampai ke provinsi Nanggroe Aceh Darussalam,” ujarnya dalam konferensi pers, Dikutip Holopis.com (3/5).
Polisi Lacak Pelaku dari CCTV
Dalam proses penyelidikan, kepolisian memanfaatkan rekaman CCTV sebagai petunjuk utama untuk melacak identitas dan pergerakan para pelaku.
Jejak pelarian yang melintasi beberapa wilayah menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengejaran, namun aparat terus melakukan penelusuran hingga ke luar daerah.
Pelaku Akhirnya Ditangkap
Setelah melalui rangkaian pengejaran, keempat pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Penangkapan ini mengakhiri pelarian para pelaku yang sempat berpindah lintas provinsi sejak kejadian pembunuhan tersebut berlangsung.


