Sering Sarapan Sereal? Hati-Hati, Ini Dampaknya ke Tubuh Kamu

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Praktis dan sering jadi pilihan pagi, menu ini ternyata bisa memicu lonjakan gula darah dan bikin tubuh lebih cepat lapar sepanjang hari.

Sarapan sereal sudah lama jadi pilihan favorit banyak orang karena dianggap praktis, cepat, dan tidak ribet.

Tinggal tuang, tambah susu, lalu selesai, cocok banget buat yang buru-buru di pagi hari.

Tapi di balik kepraktisan itu, ada hal yang perlu diperhatikan kalau kamu menjadikannya kebiasaan setiap hari.

Produk Sereal sarapan yang beredar di pasaran umumnya dibuat dari biji-bijian olahan yang sudah mengalami banyak proses, ditambah dengan gula dan perisa tambahan.

Kombinasi ini membuat sereal terasa enak, tapi di sisi lain juga meningkatkan kadar karbohidrat sederhana yang cepat diserap tubuh.

- Advertisement -

Masalah utamanya ada pada efeknya terhadap gula darah. Makanan dengan kandungan gula dan karbohidrat olahan tinggi biasanya memiliki indeks glikemik yang juga tinggi.

Artinya, setelah dikonsumsi, kadar gula darah bisa naik dengan cepat dalam waktu singkat.

Menurut berbagai ulasan kesehatan yang dirangkum dari sumber edukasi gizi seperti Healthline, lonjakan gula darah ini memang memberikan energi instan.

Tapi efeknya tidak bertahan lama. Setelah itu, tubuh akan mengalami penurunan energi yang cukup drastis, yang sering membuat seseorang merasa lemas atau cepat lapar lagi.

Kondisi ini terjadi karena tubuh merespons lonjakan gula dengan melepaskan insulin dalam jumlah lebih banyak untuk menstabilkan kadar glukosa darah.

Proses ini sebenarnya normal, tapi jika terjadi terlalu sering, bisa mengganggu kestabilan energi tubuh sepanjang hari.

Beberapa ahli metabolisme juga menjelaskan bahwa konsumsi makanan tinggi gula di pagi hari dapat memengaruhi pola lapar sepanjang hari.

Setelah sarapan sereal manis, tubuh cenderung lebih cepat merasa lapar, sehingga dorongan untuk makan lebih banyak di siang atau sore hari jadi meningkat.

Hal ini yang kemudian membuat sebagian orang tanpa sadar mengonsumsi kalori lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini bisa berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Selain itu, konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang juga dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan.

Mulai dari peningkatan berat badan, gangguan metabolisme, risiko diabetes tipe 2, hingga tekanan darah tinggi. Meski tidak langsung terasa, dampaknya bisa berkembang secara perlahan.

Jessie Inchauspe, seorang ahli biokimia yang sering membahas tentang kesehatan gula darah, juga menyoroti bahwa pola makan tinggi gula di pagi hari dapat memicu fluktuasi energi sepanjang hari.

Artinya, setelah sarapan manis seperti sereal, tubuh bisa mengalami siklus naik turun energi yang tidak stabil, sehingga memengaruhi konsentrasi dan mood.

Tak hanya itu, beberapa studi nutrisi juga menyebutkan bahwa sarapan tinggi gula dapat memengaruhi sinyal lapar di otak.

Akibatnya, seseorang bisa merasa ingin makan lebih sering meskipun sebenarnya tubuh belum benar-benar membutuhkan asupan tambahan.

Lalu, apakah sereal harus dihindari sepenuhnya? Tidak juga.

Kuncinya ada pada jenis dan cara konsumsinya.

Sereal yang rendah gula dan tinggi serat tentu masih bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, terutama jika dipadukan dengan protein seperti susu tinggi protein atau yogurt tanpa gula.

Namun, jika yang dikonsumsi adalah sereal manis olahan setiap hari, ada baiknya mulai mempertimbangkan alternatif lain.

Sarapan dengan kandungan protein, serat, dan lemak sehat cenderung lebih stabil dalam menjaga energi.

Beberapa pilihan yang sering direkomendasikan ahli gizi antara lain telur, alpukat, oatmeal tanpa gula tambahan, hingga makanan utuh lain yang lebih seimbang.

Tujuannya bukan sekadar kenyang cepat, tapi juga menjaga rasa kenyang bertahan lebih lama.

Pada akhirnya, sarapan bukan hanya soal mengisi perut di pagi hari, tapi juga soal bagaimana tubuh bisa mendapatkan energi yang stabil untuk menjalani aktivitas seharian.

Jadi, meskipun sereal terlihat praktis dan menggoda, tetap penting untuk lebih bijak dalam memilih menu sarapan agar tubuh tetap fit dan tidak gampang “drop” di tengah hari.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU