HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, hujan intensitas tinggi memicu luapan sungai yang kemudian merendam rumah warga dan fasilitas publik.
“28 unit rumah warga, satu unit fasilitas ibadah dan menyebabkan putusnya 1 unit jembatan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (28/4).
Abdul kemudian memastikan bahwa petugas gabungan dan warga setempat telah melakukan perbaikan jembatan dan tanggul sungai.
“Kondisi terkini banjir telah surut,” imbuhnya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca ekstrem pada periode 28 hingga 30 April 2026, sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi dilanda hujan sedang hingga sangat lebat.
Abdul kemudian mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering.
“Warga yang tinggal di daerah rawan banjir diharapkan rutin memantau kondisi cuaca, memelihara saluran drainase, serta segera evakuasi ke tempat yang lebih aman jika hujan lebat melanda lebih dari satu jam dan membatasi jarak pandang,” imbaunya.
“Sementara itu, pemerintah daerah bersama tim satuan tugas gabungan dapat melakukan patroli di wilayah dengan tingkat kemudahan terbakar tinggi serta mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan jika menemukan titik api agar upaya penanganan dapat dilakukan secara cepat,” lanjutnya.



