HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana karhutla (kebakaran hutan dan lahan) melanda pemukiman warga di Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (30/6) ini berdampak di tiga desa, yakni Desa Weru, Kecamatan Polokarto; Desa Plesan, Kecamatan Nguter; dan Desa Cemetuk, Kecamatan Tawangsari.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut, kendati tidak ada korban terdampak, luas lahan yang terbakar tercatat mencapai enam hektare.
“BPBD Kabupaten Sukoharjo bersama pemadam kebakaran, TNI, Polri, dan relawan telah bergerak memadamkan api di lokasi kebakaran,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com.
Abdul menjelaskan, tim gabungan dilaporkan masih melakukan penanganan di lokasi terdampak. Selain melakukan penanganan, tim gabungan juga terus memantau titik-titik api yang masih berpotensi memicu kebakaran.
Seiring meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi kering, Abdul mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi lintas instansi, memperbarui pemetaan wilayah rawan, serta memastikan layanan dasar bagi masyarakat tetap terpenuhi.
“Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan melaporkan potensi bahaya juga menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana,” imbaunya.

