Kapolrestabes Makassar Bantah Amankan Oknum TNI saat Bentrokkan Ojol vs Mahasiswa UMI

0 Shares

HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Kapolrestabes Makassar Komber Arya Perdana membantah video yang beredar bahwa ada oknum anggota TNI diamankan saat terjadi bentrokan antara Mahasiswa UMI dengan pengemudi Ojek Online (Ojol) pada Jumat 24 April 2026 malam.

Saya pastikan bahwa tidak ada oknum anggota TNI yang kami amankan, semua yang sempat kami amankan adalah mahasiswa,”jelas Arya, saat diwawancarai Minggu, (26/4).

- Advertisement -

Terkait video viral yang menyebut salah satu pelaku bentrokan yang diamankan oleh polisi adalah oknum TNI menurutnya itu tidak benar sama sekali.

“Saya ada di TKP saat kejadian. Dan tidak mengetahui hal itu, tetapi setelah kami dalami mereka hanya pelajar. Tidak ada oknum anggota TNI diamankan dan juga tidak ada oknum anggota TNI yang melakukan tindakan negatif di lapangan terkait unjuk rasa kemarin,”tegas Arya.

- Advertisement -

Dia pun meminta masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan jangan menyebar berita hoaks.

Sebagai informasih, beredar potongan video bernarasi seorang oknum TNI Raider 700/WYC diketahui bernama Suaib (22) diamankan polisi saat bentrokan antara pengemudi Ojol dengan Mahasiswa pada Jumat 24 April 2026.

Namun belakangan diketahui ternyata pria tersebut bekerja sebagai security perumahan di Kabupaten Gowa.

Danyonif Raider 700/WYC, Letkol Inf Iwan Sunarya, menegaskan bahwa yang bersangkutan bukan anggota TNI, melainkan warga sipil yang memakai kaos bertuliskan “Raider” karena kebanggaan terhadap TNI.

“Dia bukan anggota TNI tapi hanya security perumahan,”jelasnya saat dikonfirmasih

Diketahui Suaib berada di lokasi hanya sebagai penonton yang penasaran dengan aksi demo dan diamankan oleh petugas saat kericuhan pecah.

Bentrokan terjadi akibat aksi blokade jalan yang dilakukan mahasiswa UMI saat peringatan 30 tahun tragedi ‘AMARAH’, yang memicu kemarahan pengemudi ojol karena kemacetan parah.

Klarifikasi Pria dalam Video Viral

Tudingan keterlibatan anggota TNI dalam video viral keributan saat aksi unjuk rasa AMARAH di Kota Makassar dipastikan tidak benar.

Video yang beredar sebelumnya menampilkan seorang pria yang menggunakan baju kaos bertuliskan “Raider” ditahan oleh beberapa anggota brimob di sekitar Kampus UMI, Jalan Urip Sumoharjo, pada 24 April 2026 malam.

Menindaklanjuti hal tersebut, pada Sabtu malam (25/4), pihak Yonif Raider 700/WYC yang dipimpin langsung oleh Danyonif, Letkol Inf Iwan Sunarya, mendatangi kediaman pria dalam video tersebut, yakni Suaib (22), di Jalan Balana, Kecamatan Makassar.

Klarifikasi dilakukan secara terbuka dengan menghadirkan pihak keluarga serta disaksikan oleh awak media guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Dalam keterangannya, Suaib menegaskan bahwa dirinya bukan anggota TNI, melainkan warga sipil yang bekerja sebagai security di salah satu perumahan di Kabupaten Gowa.

Ia menjelaskan bahwa keberadaannya di lokasi kejadian semata-mata karena rasa penasaran saat hendak menonton konser di sekitar Mall Nipah bersama rekannya.

“Saya bukan anggota TNI, saya kerja sebagai security perumahan,” tegas Suaib saat memberikan klarifikasi.

Ia menambahkan, kaos bertuliskan “Raider” yang dikenakannya diperoleh melalui pembelian di platform Shopee dan dipakai sebagai bentuk kebanggaan terhadap TNI, tanpa maksud menyamar atau mengaku sebagai anggota.

Suaib juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat dihentikan oleh anggota Sat Brimob Polda Sulsel yang tengah melakukan penyisiran di lokasi.

Meski telah menunjukkan identitas diri berupa KTP, ia tetap dicurigai sebagai anggota TNI karena atribut yang dikenakan, sehingga dilakukan pengambilan video yang kemudian beredar luas di media sosial.

Danyonif Raider 700/WYC, Letkol Inf Iwan Sunarya, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Suaib bukan bagian dari prajurit TNI, khususnya dari satuan yang dipimpinnya.

Ia juga memastikan tidak ada keterlibatan anggota Yonif Raider 700/WYC dalam peristiwa keributan tersebut.

“Saya mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan lebih bijak dalam menyikapi konten di media sosial,”Imbaunya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru