HOLOPIS.COM, Jakarta — Partai Golkar menyatakan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada para Ketua DPRD se-Indonesia dalam retret di Akademi Militer Magelang tidak menyinggung isu sistem Pemilu 2029.
Wakil Ketua Umum DPP Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan pertemuan itu sepenuhnya membahas konsolidasi politik daerah dan sinkronisasi kebijakan pusat dengan daerah.
“Tidak spesifik karena Bapak Presiden menyampaikan ini semua kepada seluruh ketua DPRD Indonesia. Tidak disinggung sama sekali terkait dengan sistem pemilu 2029,” kata Ace kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Ace menambahkan Presiden lebih menekankan pentingnya kekompakan lintas partai di daerah dalam menjalankan program nasional, dan memastikan pemerintahan daerah berjalan selaras.
Sebagaiman diketahui, Lemhannas menggelar retreat pada 15–19 April 2026 di Akmil Magelang dan diikuti 479 dari 557 Ketua DPRD yang diundang. Prabowo memberikan arahan pada Sabtu (18/4/2026). Spekulasi soal Pemilu 2029 mencuat karena isu perubahan sistem pilkada tengah bergulir.
Pada Rapimnas Desember 2025, Golkar merekomendasikan kepala daerah dipilih oleh DPRD, bukan lagi melalui pemilihan langsung. Presiden Prabowo sebelumnya juga menyatakan mempertimbangkan skema tersebut. Gerindra, PAN, dan Demokrat menyatakan mendukung atau mengikuti sikap Prabowo, sementara PDIP menolak dengan alasan hak pilih rakyat tidak boleh dikurangi.
DPR telah ditugaskan membahas revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dalam program legislasi nasional 2026. Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 juga telah memutuskan bahwa mulai 2029, pemilu nasional dan pemilu daerah diselenggarakan secara terpisah.

