India Protes Iran Usai Kapal Tanker Ditembaki dan Dipaksa Putar Balik di Selat Hormuz

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketegangan di Selat Hormuz membuat India melayangkan protes keras kepada Iran setelah dua kapalnya ditembaki Angkatan Laut Sepah (IRGC). Pemerintah India pun mengambil langkah cepat.

India memanggil Duta Besar Iran di New Delhi pada Sabtu, waktu setempat. Protes resmi India ini menjadi sinyal bahwa insiden tersebut tidak sekadar gangguan teknis, melainkan ancaman serius terhadap keamanan pelayaran internasional.

Kementerian Luar Negeri India melalui Sekretaris Luar Negeri, Vikram Misri, menyampaikan keberatan secara langsung.

“Menyampaikan keprihatinan mendalam India atas insiden penembakan sebelumnya hari ini yang melibatkan dua kapal berbendera India di Selat Hormuz,” kata Misri, dikutip pada Minggu, (19/4/2026).

India juga mendesak Iran agar segera memulihkan jalur pelayaran yang aman. Hal itu terutama bagi kapal-kapal yang menuju pasar energi domestiknya.

“Segera melanjutkan proses memfasilitasi kapal-kapal tujuan India melintasi Selat,” ujar Misri.

- Advertisement -

Adapun, pihak Iran melalui duta besarnya berjanji akan meneruskan pesan tersebut ke otoritas di Teheran.

Jalur Justru Memanas

Insiden ini terjadi hanya beberapa saat setelah Iran membatalkan komitmennya untuk membuka kembali Selat Hormuz bagi lalu lintas komersial selama masa gencatan senjata konflik Timur Tengah.

Penutupan kembali jalur ini disebut sebagai respons atas tekanan Amerika Serikat (AS) yang melakukan blokade terhadap jalur perdagangan Iran. Situasi tersebut membuat kawasan Hormuz berubah dari jalur dagang menjadi zona berisiko tinggi.

Pengamat keamanan melaporkan bahwa sejumlah kapal komersial menghadapi ancaman dan tembakan saat mencoba melintas pada hari yang sama.

Data dari situs pemantauan maritim TankerTrackers.com mengungkap detail dramatis di lapangan. Dua kapal India disebut dipaksa mundur oleh kekuatan militer Iran.

“Dua kapal India dipaksa kembali ke barat keluar dari Selat Hormuz oleh Angkatan Laut Sepah (IRGC) Iran,” demikian laporan itu.

Salah satu kapal bahkan merupakan tanker super jenis VLCC yang mengangkut muatan energi dalam jumlah besar.

“Kapal tanker super VLCC berbendera India yang membawa 2 juta barel minyak Irak.”

Insiden ini tidak hanya berdampak pada keselamatan pelayaran, tetapi juga berpotensi mengganggu rantai pasok energi India yang sangat bergantung pada impor.

Bagi India, insiden ini datang di saat yang krusial. Negara itu mengimpor sekitar 60% kebutuhan LPG-nya dan tengah menghadapi tekanan pasokan sejak konflik kawasan pecah pada akhir Februari.

Di sisi lain, posisi India juga semakin kompleks. New Delhi selama ini menjaga hubungan baik dengan Teheran. Namun, dalam beberapa tahun terakhir juga mempererat kerja sama strategis dengan Israel.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU