HOLOPIS.COM, JAKARTA – Samsung kembali dikabarkan tengah menyiapkan inovasi terbaru di lini ponsel lipatnya. Kali ini, raksasa teknologi tersebut disebut sedang mengembangkan versi baru bernama Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide yang hadir dengan layar lebih lebar dari generasi sebelumnya.
Dilansir Holopis.com dari Gizmochina, Minggu (29/3/2026) bocoran desain perangkat ini sudah beredar di internet dan memperlihatkan tampilan awal yang cukup berbeda.
Galaxy Z Fold 8 Wide disebut-sebut akan menjadi pesaing langsung ponsel lipat besutan Apple yang kerap dirumorkan dengan nama iPhone Fold.
Dari segi desain, perangkat ini memiliki ukuran 123,9 x 82,2 x 9,8 mm saat dilipat. Ketika dibuka, ketebalannya hanya sekitar 4,9 mm di bagian paling tipis.
Namun, modul kamera ganda yang disusun vertikal terlihat cukup menonjol, membuat ketebalan total saat dilipat mencapai sekitar 14,6 mm.
Perubahan paling mencolok ada pada sektor layar. Galaxy Z Fold 8 Wide dikabarkan membawa layar luar berukuran 5,4 inci dan layar utama 7,6 inci.
Dengan rasio yang lebih lebar, pengalaman penggunaan sehari-hari seperti browsing, multitasking, hingga menonton video diklaim akan terasa lebih nyaman.
Dari sisi performa, ponsel ini diprediksi akan ditenagai chipset Snapdragon seri 8 terbaru, didukung RAM hingga 16GB dan kapasitas penyimpanan internal yang bisa mencapai 1TB.
Kombinasi ini menjanjikan performa tinggi untuk kebutuhan berat, termasuk gaming dan produktivitas.
Untuk daya tahan, Samsung disebut membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 5.000mAh. Pengisian dayanya juga tergolong cepat, yakni 45W melalui kabel dan 25W secara nirkabel.
Kehadiran Galaxy Z Fold 8 Wide dinilai sebagai langkah strategis Samsung untuk terus memperkuat posisinya di pasar ponsel lipat yang semakin kompetitif.
Tanpa mengubah konsep dasar Fold series, Samsung berfokus pada peningkatan kenyamanan penggunaan, terutama melalui desain layar yang lebih luas.
Jika bocoran ini benar, Galaxy Z Fold 8 Wide berpotensi menjadi salah satu perangkat lipat paling menarik di tahun mendatang, sekaligus menegaskan persaingan panas dengan Apple di segmen premium.


