Longsor di Sumba Barat Daya, Dua Warga Meninggal Dunia

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana longsor melanda pemukiman warga di Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin (16/3).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, bencana ini terjadi di Desa Djalamanu, Kecamatan Wewena Utara.

“Kondisi itu menyebabkan dua orang meninggal dunia akibat tanah longsor di lokasi sebuah galian yang akan digunakan untuk pembangunan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (18/3).

Selain dua orang meninggal dunia, Abdul menyebut ada dua orang lainnya berhasil selamat namun mengalami luka-luka.

Kendati demikian, Abdul tidak menjelaskan lebih lanjut identitas para korban, termasuk korban meninggal.

Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi yang cukup tinggi di sejumlah wilayah Indonesia, Abdul mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada.

- Advertisement -

“Apabila terjadi hujan lebat berkepanjangan atau kenaikan tinggi muka air, segera tingkatkan kewaspadaaan mulai dari keluarga dan lingkungan rumah. Apabila beraktivitas di luar ruang, saat terjadi hujan deras dan angin kencang, diimbau untuk menjauhi pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang,” imbaunya.

“BNPB berharap masyarakat dapat melakukan aksi dini dalam merespons peringatan dini bahaya hidrometeorologi. Di samping upaya kesiapsiagaan di tingkat keluarga, jejaring komunikasi, seperti whatsapp group dan radio handheld transceiver yang dikelola BPBD hingga aparat kecamatan dan desa menjadi salah satu mekanisme efektif untuk penyampaian peringatan dini bahaya,” sambungnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU