Sunnah Makan Sebelum Shalat Idul Fitri

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gema takbir mulai bersahut-sahutan memecah hening fajar 1 Syawal. Di saat jutaan umat Muslim bersiap mengenakan pakaian terbaik dan menuju masjid atau lapangan untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri, ada satu amalan sunnah yang sering terlupakan. Amalan itu adalah makan sebelum berangkat melaksanakan shalat Idul Fitri.

Amalan tersebut bukan sekadar mengganjal perut, tetapi merupakan bentuk ittiba’, yakni mengikuti tuntunan Nabi Muhammad SAW.

Penanda Berakhirnya Puasa Ramadan

Berbeda dengan Idul Adha yang dianjurkan menunda makan hingga setelah shalat, pada Idul Fitri umat Muslim justru disunnahkan makan terlebih dahulu.

Para ulama menjelaskan bahwa hikmah sunnah ini adalah untuk menegaskan bahwa hari tersebut merupakan hari berbuka dan tidak diperbolehkan lagi berpuasa.

Dalam kitab Al-Mughni karya Ibnu Qudamah dijelaskan bahwa makan sebelum shalat Id dilakukan agar tidak muncul anggapan bahwa puasa Ramadan masih berlanjut hingga selesai shalat.

Salah satu hadits yang menjadi dasar kesunnahan ini adalah:

- Advertisement -

كَانَ لَا يَغْدُو يَوْم الْفطر حَتَّى يَأْكُل سبع تمرات

Artinya:
“Rasulullah SAW tidak pergi melaksanakan shalat Idul Fitri sampai beliau memakan tujuh buah kurma.”

Hadits ini dikutip oleh Imam Jalaluddin As-Suyuthi dalam kitab Al-Jâmi’us Shaghîr dan disyarahi oleh sejumlah ulama, di antaranya Al-Munawi.

Mengapa Kurma dan Bilangan Ganjil?

Kurma dipilih karena rasanya yang manis dan mampu mengembalikan energi setelah sebulan berpuasa.

Namun para ulama menjelaskan bahwa yang lebih utama adalah jumlah ganjilnya, bukan angka tujuhnya.

Hal ini didasarkan pada hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

كانَ رسول الله صلى الله عليه وسلم لا يغدو يومَ الفِطْرِ حتى يأكلَ تَمَرَاتٍ، ويأكُلُهنَّ وِترًا

Artinya:
“Rasulullah SAW tidak pergi untuk melaksanakan shalat Idul Fitri sampai beliau memakan beberapa butir kurma, dan beliau memakannya dalam jumlah ganjil.”

Karena itu, makan tiga atau lima butir kurma sebelum berangkat shalat Idul Fitri juga termasuk menjalankan sunnah.

Jika Tidak Ada Kurma

Apabila kurma sulit didapatkan, sunnah ini tetap bisa dijalankan dengan makanan manis lain atau bahkan seteguk air putih.

Jika belum sempat makan di rumah, sebagian ulama membolehkan melakukannya dalam perjalanan menuju tempat shalat atau setelah sampai di lokasi, selama masih memungkinkan.

Urutan Sunnah Pagi Idul Fitri

Agar ibadah Idul Fitri semakin sempurna, berikut beberapa sunnah yang dianjurkan:

  • Mandi sebelum shalat Id
  • Makan sebelum berangkat, terutama kurma dalam jumlah ganjil
  • Memakai wangi-wangian (bagi laki-laki)
  • Mengumandangkan takbir sepanjang perjalanan menuju tempat shalat

Keberkahan dalam Detail Kecil

Sering kali kesalehan seseorang tidak hanya diukur dari ibadah besar, tetapi juga dari perhatian terhadap detail sunnah yang tampak sederhana.

Menyantap tiga butir kurma sebelum berangkat shalat Idul Fitri mungkin terlihat sepele. Namun di balik amalan kecil itu terdapat pahala sunnah sekaligus bentuk kecintaan kepada tuntunan Nabi Muhammad SAW.

Karena itu, sebelum merapatkan saf di pagi Idul Fitri nanti, pastikan perut Anda telah terisi, meski hanya dengan sebutir kurma atau seteguk air.

Wallahu a’lam.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU