HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran memasuki fase baru dan terus memanas. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa militernya akan melanjutkan operasi militer terhadap Iran dengan kekuatan penuh.
Netanyahu mengklaim bahwa Israel bersama AS kini hampir sepenuhnya menguasai wilayah udara di atas ibu kota Iran, Teheran.
Pernyataan itu disampaikan Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi pada Sabtu. Serangan keroyokan AS-Israel sudah berjalan satu pekan terhadap berbagai target di Iran.
“Kami akan melanjutkan perang ini dengan segenap kekuatan kami,” kata Netanyahu dalam pidato tersebut dikutip dari Alarabiya, Minggu, (8/3/2026).
Menurutnya, operasi militer yang sedang berlangsung bukan hanya serangan balasan. Tapi, bagian dari strategi besar untuk melemahkan kepemimpinan Iran.
“Kami memiliki rencana sistematis untuk memberantas rezim Iran dan mencapai banyak tujuan lainnya,” ujarnya.
Klaim Kendali Udara di Teheran
Netanyahu menyebut kampanye serangan udara yang dilakukan oleh pilot Israel dan AS sudah memberikan keunggulan militer signifikan di langit Iran.
“Berkat kampanye pengeboman oleh pilot kami dan Amerika, kami telah memperoleh kendali hampir total atas wilayah udara di atas Teheran,” kata Netanyahu.
Jika klaim tersebut benar, dominasi udara akan memberikan keuntungan strategis besar bagi Israel dalam konflik ini. Kendali udara memungkinkan operasi militer dilakukan lebih leluasa, termasuk menyerang fasilitas militer, pusat komando, hingga infrastruktur strategis Iran.
Konflik jadi meningkat tajam setelah AS-Israel melancarkan serangan besar terhadap Teheran pada Sabtu pekan lalu. Serangan itu menewaskan sejumlah tokoh penting Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Kematian pemimpin tertinggi Iran itu memicu eskalasi besar dalam konflik di kawasan Timur Tengah.
Iran kemudian melancarkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan militer serta kepentingan Israel dan AS di kawasan.
Dalam pidatonya, Netanyahu juga menyatakan bahwa operasi militer Israel telah mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan Timur Tengah.
Ia menilai kampanye militer yang sedang berlangsung dapat membuka jalan bagi perubahan politik di Iran.
Berbicara langsung kepada rakyat Iran, Netanyahu mengatakan bahwa “saat kebenaran” akan datang ketika mereka terbebas dari apa yang ia sebut sebagai pemerintahan tirani.
Kata dia, Israel ingin bantu rakyat Iran terbebas dari “kuk tirani” yang selama ini memerintah negara tersebut.


