HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten administrasi Kepulauan Seribu membangun tanggul pengaman pantai di sisi selatan Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan. Area tanggul pengaman itu dibangun di area pantai dekat RT 007/02.
Pembangunan tanggul itu dilakukan petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu.
Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Mustajab menjelaskan pembangunan tanggul pengaman pantai dilakukan sebagai upaya melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan gelombang laut.
Mustajab menambahkan, tanggul dibangun dengan menggunakan kubus masif sebagai struktur Utama. Cara itu diterapkan untuk memperkuat garis pantai sekaligus melindungi permukiman warga dan fasilitas umum.
“Panjang tanggul yang dibangun mencapai 84 meter dengan ketinggian 2,5 meter. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 45 persen,” kata Mustajab, dikutip dari laman resmi Pemkab Kepulauan Seribu, Senin, (19/1/2026).
Pun, ia menambahkan pekerjaan pembangunan tanggul sudah dimulai sejak 12 Januari 2026. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 20 hari kerja.
“Meski memiliki tantangan cuaca, terutama ombak besar dan angin barat yang kerap menghambat aktivitas di lapangan,” jelas Mustajab.
Lebih lanjut, dia menuturkan kondisi cuaca jadi tantangan tersendiri. Namun, kami tetap berupaya maksimal agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu dengan mempriotaskan keselamatan petugas.
Sementara, salah seorang warga RW 02 Pulau Tidung, Juriyah (52), merespons positif langkah Sudin SDA Kepulauan Seribu. Ia mengatakan demikian karena pembangunan tanggul sangat dibutuhkan sebagai upaya melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan gelombang laut. Hal itu terutama saat musim angin barat.
Juriyah mengaku dengan pembangunan tanggu, warga merasa lebih tenang.
“Semoga tanggul dapat bertahan lama dan pembangunannya dilanjutkan di titik-titik lain yang rawan abrasi, sehingga lingkungan pantai tetap aman dan aktivitas warga tidak terganggu,” tutur Juriyah.

