HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa target swasembada pangan nasional mengalami percepatan signifikan atas arahan Presiden.
Menurut Amran, percepatan itu menuntut kerja ekstra dan lompatan kinerja di seluruh sektor pertanian. Meski awalnya dinilai berat, ia menyebut hasil nyata kini mulai terlihat di lapangan.
“Awalnya empat tahun, lalu tiga tahun, kemudian satu tahun. Saat menjadi satu tahun, kami sempat vertigo. Namun alhamdulillah, hari ini hasilnya sudah mulai terlihat,” ujar Mentan Amran, seperti yang dikutip Holopis.com dalam keterangan pers, Kamis, (8/1).
Salah satu kebijakan strategis yang dinilai berdampak langsung bagi petani adalah penyederhanaan regulasi pupuk.
Kebijakan tersebut, kata Amran, berhasil menurunkan harga pupuk hingga 20 persen.
“Harga pupuk turun 20 persen,” kata Mentan Amran.
Selain harga, volume ketersediaan pupuk juga meningkat drastis hingga 700 persen.
Pemerintah juga membangun tujuh pabrik pupuk baru tanpa menggunakan anggaran negara.
Mentan Amran menilai kerja sama dengan seluruh lembaga lintas sektoral, aparat penegak hukum, TNI, Polri dan stakeholder pertanian menjadi kunci keberhasilan menjaga stabilitas pangan dan harga.
“Petani kita ada 160 juta orang. Kalau dihitung dengan sektor hilirisasi, ada sekitar 180 juta rakyat yang hidup dari pertanian,” katanya.


