HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dua warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Rumania telah dikonfirmasi positif mengidap penyakit kusta (lepra). Kasus ini menjadi yang pertama dilaporkan di negara tersebut setelah lebih dari 44 tahun tanpa kasus serupa.
Dikutip Holopis.com dari CNA, menurut laporan dari otoritas kesehatan Rumania, kedua WNI tersebut berusia 21 dan 25 tahun, dan bekerja sebagai terapis pijat di sebuah spa di kota Cluj-Napoca yang berjarak sekitar 460 kilometer dari ibu kota Bucharest.
Awalnya kedua WNI tersebut menunjukkan gejala gatal-gatal pada kulit, yang kemudian mendorong pemeriksaan medis lebih lanjut dan diagnosis positif kusta.
Saat ini, kedua pekerja migran tersebut sedang dirawat di fasilitas kesehatan setempat. Selain kedua WNI tersebut, terdapat tiga WNI lainnya yang bekerja di tempat yang sama dan kini tengah menjalani isolasi dan pengawasan medis karena terlibat kontak erat, meskipun ketiganya pada pemeriksaan awal belum menunjukkan infeksi lanjutan.
Menteri Kesehatan Rumania, Alexandru Rogobete, meminta masyarakat untuk tetap tenang. Ia menjelaskan bahwa kusta umumnya tidak mudah menular dan biasanya membutuhkan kontak yang lama dan intens agar penyebaran terjadi.
Sebagian upaya pencegahan pemerintah Rumania telah melakukan penutupan sementara terhadap spa tempat kedua WNI bekerja, sambil menunggu hasil penyelidikan epidemiologis lebih lengkap.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Rumania dan Moldova, Meidyatama Suryodiningrat, menyatakan bahwa KBRI Bucharest terus memantau kondisi para pekerja migran tersebut dan terus berkoordinasi dengan otoritas kesehatan setempat untuk memastikan mereka mendapatkan perawatan yang tepat.
“KBRI Bucharest terus melakukan pemantauan, serta komunikasi dengan pasien maupun koordinasi dengan otoritas kesehatan setempat,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Rumania dan Moldova, Meidyatama Suryodiningrat.
Kasus ini merupakan temuan langka di Rumania, sebuah negara di zona Uni Eropa dimana hampir setengah abad negara tersebut tidak mencatat kasus penyakit kusta.


