Musisi Berdarah Indonesia lullaboy Sukses Gelar Konser di Jakarta

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAMusisi independen lullaboy sukses menyulap ruang konser The Music Hall, Grha Pengharapan, Jakarta, menjadi sebuah replika penginapan interaktif bertajuk “Heartbreak Hotel” pada Sabtu malam.

Pertunjukan intim yang dipadati oleh lebih dari 600 penonton tersebut merupakan bagian dari rangkaian tur regional bertajuk Hotels & Heartbreaks Tour dalam rangka merayakan perilisan album ketiganya.

Sejak memasuki area konser, para penggemar langsung disuguhkan pengalaman unik layaknya tamu hotel sungguhan dengan pembagian kartu kunci hotel khusus serta koper bagasi emosional.

Keunikan konser ini semakin terasa di atas panggung ketika para musisi pengiring dianalogikan secara kreatif sebagai koki gitar serta barista drum yang siap melayani kebutuhan emosi penonton.

Musisi lulusan Berklee College of Music berdarah Indonesia-Tionghoa ini tampil memukau membawakan deretan lagu hitsnya yang kini telah mengumpulkan lebih dari 200 juta putaran global.

Kemeriahan panggung malam itu juga diwarnai oleh kolaborasi apik antara lullaboy dengan deretan musisi lokal ternama seperti Gangga, Raissa Anggiani, Novia Bachmid, serta Teguh Prakoso.

- Advertisement -

Konser dengan konsep kreatif yang sangat tidak biasa ini rupanya turut menarik perhatian Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang hadir langsung menyaksikan pertunjukan tersebut.

“Kehadiran kami malam ini adalah kelanjutan konkret dari diskusi ekosistem yang kita petakan pada Juni lalu,” ujar Wakil Menteri Irene Umar di sela-sela konser.

Irene sangat mengapresiasi konsep aktivasi merek lintas subsektor dalam konser ini yang dinilai sukses memadukan seni musik dengan industri fesyen, kecantikan, kuliner, hingga gaya hidup.

“Kolaborasi lintas subsektor dalam konser ini membuktikan bahwa seni pertunjukan juga mampu menjadi katalis kuat yang menaikkan kelas produk lokal,” tambah Irene optimis.

Terinspirasi dari kesuksesan konser di Jakarta ini, Kementerian Ekraf kini tengah menjajaki pemanfaatan aset kreatif nasional demi mendukung kota-kota destinasi tur lullaboy berikutnya.

Langkah dukungan ini sangat beralasan mengingat subsektor musik nasional terus bergeliat positif dengan nilai investasi mencapai Rp5,14 triliun pada tahun 2025.

Selain itu, industri musik di tanah air juga mencatatkan tren pertumbuhan yang stabil sebesar 4,83 persen dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi kreatif nasional.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dede Suhadi
Eagle Eye
Dede Suhadi, Eagle Eye
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU