HOLOPIS.COM, JAKARTA – Inggris memang terkenal dengan cerita horor yang sunyi, dingin, dan penuh kabut. Salah satu legenda yang paling sering dibicarakan adalah Lantern Lady of Wychwood Forest, sosok misterius yang disebut muncul di pinggiran hutan tua di Oxfordshire sambil membawa lentera besi bergaya abad 18.
Banyak penduduk desa menganggapnya sebagai arwah perempuan yang tersesat dan tidak pernah kembali, sehingga ia terus mencari jalan pulang dengan mengetuk jendela rumah-rumah yang berada dekat hutan.
Bagaimana asal usul cerita Lantern Lady atay Wanita Lentera?
Asal-usul dan Penampakannya
Lantern Lady sudah disebut sejak abad ke-18. Para pemburu mengaku melihat perempuan berbaju lusuh berjalan dengan lentera redup di tengah kabut. Ciri khasnya selalu sama: langkahnya seperti diseret, suaranya lirih, dan lentera yang berkedip seperti hampir mati. Penduduk desa percaya bahwa ia akan berhenti di jendela siapa pun yang masih terjaga lewat tengah malam.
Kisah Seorang Peneliti yang Perkuat Legenda
Seorang pelajar Indonesia bernama Raya pernah tinggal di pondok dekat hutan itu untuk riset folklor. Suatu malam, ia mendengar ketukan pelan di jendela. Dari balik tirai tampak siluet lentera tua bergoyang perlahan. Suara perempuan terdengar meminta jendela dibuka, terdengar serak dan jauh dari wajar.
Ketika Raya mundur, lantai berderit dan lentera di luar tiba-tiba bersinar lebih terang. Bayangan sosok itu terlihat membungkuk tidak wajar, lalu tirai bergerak seperti ditarik dari luar. Raya akhirnya pergi dari pondok itu keesokan paginya. Penduduk desa hanya berkata, “Yang penting kamu tidak membuka tirainya.”
Mengapa Legenda Ini Bertahan?
Atmosfer Inggris yang berkabut membuat cerita seperti ini mudah hidup dan terus berkembang. Wychwood Forest sampai sekarang masih dianggap salah satu hutan paling angker, dan Lantern Lady menjadi ikon hantu khas Inggris: sunyi, tidak terburu-buru, dan muncul dengan ketukan lembut yang justru lebih menegangkan daripada teriakan.
Sobat Holopis, jadi takut jalan-jalan ke Inggris tidak?


