Lantas pada bursa Pilkada 2024 lalu, Abdul Wahid mencoba mengambil peruntungan lagi dengan maju sebagai Calon Gubernur Riau. Hasilnya, ia menang dan berhasil menduduki kursi tersebut bersama wakilnya yakni Sofyan Franyata Hariyanto dari Partai Golkar.
Hanya saja belum juga genap setahun menjabat, Abdul Wahid malah sudah menjadi “Santapan” KPK dalam kasys dugaan penerimaan suap bersama dengan sejumlah penyelenggara negara lainnya di Roau pada 3 November 2025.
LHKPN Abdul Wahid
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merilis LHKPN terbaru Abdul Wahid sebagai Gubernur Riau. Namun dari LHKPN saat masih menjadi anggota DPR RI, harta kekayaannya tercatat per 31 Desember 2023 sebesar Rp.4.806.046.622 (empat miliar delapan ratus enam juta empat puluh enam ribu enam ratus dua puluh dua rupiah).
Harta terbesar tercatat dalam bentuk tanah dan bangunan sejumlah 12 aset yang bernilai Rp4.905.000.000. Sementara untuk alat transportasi, Abdul Wahid memiliki dua unit kendaraan roda empat yakni Toyota Fortuner Jeep tahun 2016 dan Mitsubishi Pajero tahun 2017 senilai Rp780.000.000. Lantas untuk isi dompetnya ada Rp621.046.622.
Pun demikian, Abdul Wahid memiliki nilai utang sebesar Rp1,5 Miliar, sehingga total kekayaan yang dia laporkan sebesar Rp.4.806.046.622.


