BerandaDaerahJatengBNPB Tambah Pesawat Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Semarang, 22 Ribu Warga Terdampak

BNPB Tambah Pesawat Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Semarang, 22 Ribu Warga Terdampak

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Penanganan baniir yang melanda Kota Semarang Jawa Tengah terus dipercepat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Salah satu upaya itu dengan menambah satu armada pesawat dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Langkah menambah pesawat itu juga untuk memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi di wilayah sekitarnya.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan pihaknya sudah mengoperasikan satu pesawat Cessna Caravan PK-SNM. Pesawat itu dioperasikan untuk mengurai awan agar tak menurunkan hujan di wilayah terdampak banjir atau daerah hulu sungai.

“Namun, masifnya pembentukan awan membuat satu armada belum cukup. Karena itu, mulai Kamis (30/10) pesawat tambahan akan dikerahkan dengan cakupan operasi yang lebih luas,” kata Abdul, dalam keterangannya, Kamis, (30/10/2025).

Abdul menjelaskan armada kedua itu rencananya akan ditempatkan di Lanud Adi Soemarmo, Solo, sebagai posko OMC wilayah selatan Jawa Tengah. Diharapkan, operasi itu nanti bisa menjangkau area lebih luas dan efektif mengendalikan curah hujan agar tak terkonsentrasi di wilayah banjir.

Banjir di Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah._HOLOPIS
Banjir di Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah. (Dok. Info Jateng).

Pun, dia berharap, dengan penambahan armada udara, maka penanganan banjir dan mitigasi ke depan bisa lebih optimal.

“Ketika satgas darat berkejaran dengan waktu di lapangan, di langit kami menambah kekuatan untuk mengatur agar hujan jatuh di tempat yang semestinya,” jelas Abdul.

Lebih lanjut, Abdul mengatakan tim BNPB melaporkan bahwa pada sampai Rabu sore, banjir masih menggenangi sejumlah titik Jalan Kaligawe Raya hingga wilayah Genuk. Ketinggian banjir itu mencapai 90 centimeter.

Imbas banjir ini, BNPB mencatat ada 22.669 jiwa terdampak dan 39 orang mengungsi. Lalu, tiga warga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Kemudian, untuk mendukung penanganan banjir, sejumlah pompa milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Pusat Pengendalian Sarana dan Prasarana Sumber Daya Air (PPSDA), serta BNPB dioperasikan untuk mempercepat aliran air menuju laut.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA