Wabup Manggarai Gerak Cepat Sikapi Kasus Gigitan Anjing Rabies

0 Shares

HOLOPIS.COM, NTT – Kasus gigitan anjing rabies yang terjadi di Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, pada beberapa hari lalu membuat Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu langsung menggelar rapat koordinasi darurat bersama ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Organisasi Perangkat Daerah dan Camat Langke Rembong.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Ruangan VIP Kantor Bupati Manggarai pada Kamis 9 Oktober 2025. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu menegaskan bahwa untuk penangan kasus rabies harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan menyeluruh agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kita tidak boleh menunggu. Begitu ada kasus gigitan yang mengarah pada rabies, tim harus segera turun ke lapangan untuk observasi, vaksinasi, dan penanganan hewan yang diduga terinfeksi,” kata Wakil Bupati Fabianus Abu, Kamis (9/10/2025).

Ia juga meminta agar setiap instansi terkait berkoordinasi secara efektif, baik dalam hal vaksinasi hewan, pemeriksaan korban gigitan, hingga sosialisasi pencegahan kepada masyarakat.

“Langkah paling penting sekarang adalah memastikan korban mendapat perawatan sesuai protokol rabies dan menelusuri hewan yang menggigit untuk pengambilan sampel,” tambahnya.

Selain itu, Wabup Fabi juga menyoroti masih banyaknya anjing tanpa pemilik yang berkeliaran di wilayah perkotaan Ruteng. Ia menginstruksikan agar Dinas Pertanian segera melakukan pendataan dan penertiban terhadap hewan penular rabies (HPR), terutama di daerah Karot dan sekitarnya.

- Advertisement -

Dalam kesempatan tersebut, pihak Dinas Kesehatan melaporkan bahwa korban gigitan sudah mendapat penanganan awal dan vaksin anti-rabies (VAR), sementara tim peternakan sedang menelusuri keberadaan anjing yang menggigit.

Fabi Abu juga mengimbau masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada, serta melapor ke petugas kesehatan jika digigit anjing atau hewan liar.

“Rabies adalah penyakit mematikan, tapi bisa dicegah. Kuncinya ada pada kewaspadaan dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya.

Kunjungi Rumah para Korban

Usai rapat koordinasi darurat selanjutnya, Wakil Bupati Manggarai, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kadis Kominfo, Camat Langke Rembog dan pejabat Kecamatan melakukan kunjungan langsung ke rumah tiga warga korban gigitan anjing yang diduga rabies.

Dalam kesempatan itu, Wabup Fabi memastikan bahwa seluruh korban telah mendapat penanganan medis dan vaksin anti-rabies (VAR) dari Dinas Kesehatan.

“Kami datang memastikan kondisi korban dalam keadaan stabil dan sudah mendapatkan vaksinasi. Penanganan awal berjalan baik, dan tim kesehatan terus memantau perkembangan mereka,” ujar Wabup Fabi di sela kunjungannya ke rumah korban pertama yang masih pelajar tingkat SD.

Dalam kunjungan itu, Wabup Fabi juga berpesan kepada keluarga korban dan masyarakat sekitar agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap hewan peliharaan maupun anjing liar.

“Pemerintah sudah bergerak cepat. Namun kesadaran masyarakat juga sangat penting. pastikan anjing peliharaan divaksin dan jangan biarkan hewan liar berkeliaran bebas,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi kerja cepat tim dari Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan yang telah menelusuri asal anjing penggigit serta menangani para korban.

Wabup Fabi menegaskan bahwa penanganan rabies menjadi prioritas Pemkab Manggarai, mengingat kasus ini menyangkut keselamatan masyarakat.

“Kami tidak akan biarkan kasus ini berkembang. Semua langkah vaksinasi, penertiban, dan edukasiakan terus kami jalankan,” tegasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Agustinus Ardi
Agustinus Ardi
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU