Menteri ESDM Bahlil Sebut Pemerintah Punya Rencana Bangun Solar Panel 1,5 GW di Desa-Desa

0 Shares

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa, pemerintah Indonesia memiliki rencana untuk membangun solar panel atau panel surya berkapasitas besar di setiap desa, yaitu dengan jumlah 1,5 gigawatt (GW) untuk masing-masing desa.

Ia mengatakan, proyek ini menargetkan total kapasitas mencapai 80 hingga 100 gigawatt sebagai langkah strategis mempercepat transisi energi nasional.

“Kita mau bangun solar panel yang satu desa itu sampai 1,5 gigawatt (GW). Jadi ke depan itu kita akan bangun kurang lebih sekitar 80 sampai dengan 100 gigawatt (GW),” kata Bahlil dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, seperti dikutip Holopis.com, Selasa (16/9).

Bahlil pun memastikan bahwa pemerintah akan melibatkan investor asing dalam proyek panel surya ini, dengan kapasitas total 100 gigawatt.

“Pasti (melibatkan investor asing-red). Karena solar panel 100 gigawatt itu akan cukup besar,” tuturnya.

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh skala proyek yang sangat besar tersebut melebihi kapasitas produksi dalam negeri yang hanya sekitar 5 gigawatt per tahun.

- Advertisement -

“Sementara kapasitas industri kita di sini hanya satu tahun, tidak lebih dari 5 gigawatt (GW),” ungkapnya.

Maka dari itu, pemerintah ingin menggandeng investor asing tersebut untuk diajak bekerja sama dengan pengusaha nasional dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk PLN, untuk merealisasikan proyek tersebut secara optimal.

“Nah, oleh karena itu pasti kita akan mencari investor asing dan bisa berkolaborasi dengan pengusaha-pengusaha nasional dan BUMN kita termasuk adalah PLN,” ujarnya.

Selain itu, Presiden RI Prabowo Subianto juga memberi arahan kepada Bahlil Lahadalia terkait penambahan saham pemerintah di PT Freeport Indonesia. Ia mengatakan, awalnya telah disepakati penambahan saham sebesar 10 persen, namun dalam negosiasi terakhir kemungkinan penambahan kuota saham bisa melebihi angka tersebut.

“Saya dipanggil (Presiden Prabowo Subianto-red) untuk ditanyakan tentang kesepakatan dan tadinya awalnya kan kita sepakat untuk penambahan saham 10 persen Freeport, tapi tadi berkembang negosiasi yang insyaallah katanya lebih dari itu,” imbuhnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Fitri Handayani
Fitri Handayani
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU