JAKARTA – Tiga seri terakhir MotoGP 2025 menghadirkan angin segar bagi KTM. Pabrikan asal Mattighofen, Austria, itu sukses menampilkan performa konsisten dengan reguler bersaing di barisan depan.
Hasil kerja keras tim mulai terbayar, khususnya lewat Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) yang mengamankan podium kedua di GP Hungaria setelah sebelumnya meraih podium Sprint dan GP di Brno.
Rekan setimnya, Brad Binder, juga menunjukkan stabilitas dengan selalu finis delapan besar dalam empat seri terakhir. Sementara itu, Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) berhasil naik podium di Sprint Brno, menambah daftar prestasi KTM di musim ini.
Awal musim 2025 sejatinya penuh tantangan. Acosta sempat kesulitan menembus sepuluh besar di Argentina, sementara Binder tampil konsisten tetapi hasilnya belum memuaskan.
Di garasi Tech3, Maverick Vinales juga menemui kesulitan di tiga seri pertama sebelum akhirnya menunjukkan potensi di Lusail dan Jerez.
Titik balik KTM datang di Aragon, ketika Acosta dan Binder bersaing untuk posisi empat besar. Setelah sempat terhambat di Mugello, kebangkitan kembali terjadi di Assen dan berlanjut hingga Brno. Dari sana, momentum terus mengalir hingga Red Bull Ring dan Hungaria. Kini, Acosta menempati peringkat kelima klasemen sementara.
“Terima kasih untuk para mekanik yang bekerja keras membangun motor baru setelah insiden kualifikasi. Mereka menyelamatkan akhir pekan saya,” kata Acosta.
“Kami berkembang pesat sejak Brno. Tidak perlu ekspektasi berlebihan, cukup terus melangkah maju,” sambungnya.
Binder pun optimistis dengan perkembangan tim. “Tiga GP terakhir adalah yang terbaik musim ini. Motor bekerja jauh lebih baik, terutama di bagian depan. Handling, pengereman, semuanya lebih solid. Paket ini benar-benar berkembang,” jelasnya.
Tak ketinggalan, pembalap penguji Pol Espargaro juga ikut memberikan kontribusi positif dengan finis kedelapan di Balaton Park.
“Kami bekerja keras di balik layar, para pembalap merasakan peningkatan. Begitu hasil positif datang, semua jadi bersemangat. Ini baru awal dari hal-hal baik yang akan datang,” ujarnya.
Dengan tren positif ini, KTM jelas mengirim sinyal serius sebagai penantang utama di paruh kedua musim MotoGP 2025.


