dr Tirta Ingatkan Olahragalah Sebelum Merasakan Sakit

0 Shares

JAKARTA – Dokter umum sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi mengingatkan agar masyarakat selalu melakukan olahraga dalam rangka untuk menjaga kesehatan, khususnya mencegah terjadinya penyakit karena penyumbatan darah.

Hal ini disampaikan agar masyarakat tidak mager (males gerak). Karena terkadang orang cenderung abai dengan kesehatan dan tidak mau berolahraga sebab merasakan jika fisiknya masih baik-baik saja.

“Karena anda belum merasakan sakit migrain. Anda masih oh, fine-fine aja,” kata dr Tirta dalam sebuah podcast di FitHub yang dikutip Holopis.com, Kamis (10/7/2025).

Ia mengatakan bahwa orang yang malah berolahraga apalagi sama sekali tidak pernah berolahraga, akan cenderung memiliki efek samping yang buruk di kemudian hari. Terlebih dengan gaya hidup yang juga tidak sehat.

“Tiba-tiba struk. Karena anda tidak merasakan nyerinya rasa sakit, maka anda menyepelekan yang namanya latihan fisik. Kalau anda sudah merasakan nyeri fisik migrain, baru anda mulai, cok, mesti goro-goro kurang latihan,” ujarnya.

Dalam perspektif masyarakat awam, ia memahami pola pikir bahwa hidup dan mati ada di tangan Tuhan. Akan tetapi ia menggarisbawahi, jika dalam perspektif religi pun, Tuhan memerintahkan hamba-Nya untuk berikhtiar atau berusaha. Dan olahraga menurut Tirta adalah bagian dari ikhtiar untuk tetap sehat dan bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan selama ini.

- Advertisement -

“Oke, hidup dan mati itu di tangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, betul. Tetapi ada satu lagi bahwa manusia harus berikhtiar, untuk bersyukur. Olahraga adalah salah satu bentuk ikhtiar kita untuk menjaga kesehatan yang dikasih,” tegasnya.

Oleh sebab itu, ketimbang nanti menyesal di kemudian hari setelah merasakan bagaimana efek samping dari keenganan untuk berolahraga, maka sebaiknya segeralah untuk menciptakan habit berolahraga mulai dari saat ini.

“Jangan sampai Anda itu sakit dulu baru olahraga. Kalau bisa jangan sampai merasakan nyeri leher, nyeri migrain, nyut-nyutan bokong, nyut-nyutan tulang tulang belakang, nyut-nyutan betis karena kurang olahraga,” pungkasnya.

Dalam rangka untuk menjaga stamina dan kesehatan fisik, sejumlah olahraga patut untuk dilakukan setiap hari. Di antaranya adalah berjalan kaki minimal 10.000 langkah, berlari minimal 1,6 kilometer atau 1 mil, berenang 20 sampai 30 menit, bersepeda minimal 5 kilometer, latihan otot seperti angkat beban sebanyak 1-3 set dengan masing-masing set 8-12 repetitif, serta push up sebanyak 2 set dengan masing-masing 5-6 kali setiap set dengan durasi istirahat maksimal 1 menit.

Jika olahraga tersebut dilakukan rutin setiap hari minimal selama 25 hari hingga menjadi habit atau kebiasaan, setidaknya fisik akan terbiasa lebih baik. Mulai dari jantung dan paru-paru yang semakin sehat, berat badan terkontrol dengan catatan tetap melakukan defisit kalori, serta masa otot akan semakin meningkat yang dapat membantu pemadatan tulang dan mencegah cedera.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU