Sering Haus Meski Sudah Banyak Minum? Ini 7 Penyebab yang Perlu Diwaspadai

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Merasa haus setelah berolahraga atau berada di bawah terik matahari memang normal. Namun, jika rasa haus terus muncul meski sudah minum banyak air, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan. Dalam dunia medis, rasa haus yang berlebihan dikenal sebagai polidipsia. Menurut Mayo Clinic dan Cleveland Clinic, keluhan ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi kesehatan tertentu yang memerlukan penanganan dokter.

Berikut beberapa penyebab seseorang terus merasa haus.

1. Dehidrasi

Penyebab paling umum adalah dehidrasi. Tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang masuk, sehingga otak mengirim sinyal agar seseorang segera minum.

Kondisi ini bisa terjadi akibat cuaca panas, aktivitas fisik yang berat, demam, muntah, diare, atau kurang mengonsumsi air putih.

2. Konsumsi Makanan Asin atau Pedas

Makanan dengan kandungan garam tinggi membuat kadar natrium dalam darah meningkat. Tubuh kemudian membutuhkan lebih banyak cairan untuk menjaga keseimbangan elektrolit sehingga rasa haus pun muncul. Hal serupa juga dapat terjadi setelah mengonsumsi makanan yang sangat pedas.

3. Diabetes

Rasa haus berlebihan juga menjadi salah satu gejala awal diabetes tipe 1 maupun tipe 2. Kadar gula darah yang tinggi membuat ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan glukosa melalui urine. Akibatnya, tubuh kehilangan lebih banyak cairan sehingga penderita menjadi lebih sering haus dan buang air kecil.

- Advertisement -

Jika kondisi ini disertai penurunan berat badan tanpa sebab, mudah lelah, atau penglihatan kabur, sebaiknya segera memeriksakan kadar gula darah.

Efek Samping Obat

Beberapa jenis obat dapat menyebabkan mulut kering atau meningkatkan pengeluaran cairan tubuh. Contohnya adalah obat diuretik, beberapa obat tekanan darah, antihistamin, hingga obat untuk gangguan kesehatan mental. Bila rasa haus muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, konsultasikan dengan dokter dan jangan menghentikan pengobatan tanpa arahan tenaga medis.

1. Mulut Kering

Mulut kering atau xerostomia terjadi ketika produksi air liur berkurang. Kondisi ini dapat dipicu oleh penuaan, efek samping obat, kebiasaan merokok, hingga gangguan pada kelenjar ludah. Karena mulut terasa kering, seseorang sering mengira tubuhnya kekurangan cairan sehingga terus ingin minum.

2. Kehamilan

Pada sebagian ibu hamil, kebutuhan cairan tubuh meningkat karena volume darah dan cairan ketuban juga bertambah.

Akibatnya, ibu hamil bisa merasa lebih sering haus dibanding biasanya. Meski demikian, apabila rasa haus muncul bersamaan dengan sering buang air kecil secara berlebihan, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan untuk menyingkirkan kemungkinan diabetes gestasional.

Kapan Harus ke Dokter?

Sobat Holopis sebaiknya segera memeriksakan diri apabila rasa haus berlebihan berlangsung selama beberapa hari tanpa penyebab yang jelas, tidak membaik meski sudah cukup minum, atau disertai gejala lain seperti sering buang air kecil, penurunan berat badan, lemas, penglihatan kabur, hingga kebingungan.

Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menemukan penyebabnya sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Jangan menganggap rasa haus berlebihan sebagai hal sepele, karena pada beberapa kasus kondisi tersebut dapat menjadi tanda awal adanya gangguan kesehatan yang lebih serius.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU