JAKARTA – Bencana banjir rob melanda ratusan rumah warga yang ada di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat semenjak Sabtu (24/5).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, kejadian ini dipicu oleh pasang surut air laut yang masuk ke pemukiman warga dengan tinggi muka air mencapai 70 sentimeter.
“Sebanyak 124 unit rumah dan dua unit fasilitas ibadah terdampak serta satu unit fasilitas pendidikan rusak sedang,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (26/5).
Abdul pun memastikan bahwa bencana banjir telah surut sejak Minggu (25/5) kemarin. Petugas dan warga pun bekerja sama membersihkan sisa material banjir.
Merespon bencana yang terjadi, Abdul mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah dengan mengikuti informasi prakiraan cuaca harian dari instansi terkait secara berkala.
“Warga diminta membersihkan saluran drainase maupun daerah aliran sungai (DAS) dan mempersiapkan tas siaga bencana. Jika hujan lebat terjadi lebih dari satu jam dan menghalangi jarak pandang kurang dari 100 meter, masyarakat yang tinggal di DAS maupun area perbukitan atau lereng dapat melakukan evakuasi sementara ke tempat yang lebih aman,” imbaunya.


