Timnas Basket U16 Putra Indonesia Tekuk Singapura di Laga Perdana FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers

0 Shares

JAKARTA – Timnas Basket U16 Putra Indonesia berhasil mengandaskan perlawanan Singapura pada laga perdana FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025, dengan skor 68-47.

Sebelumnya diketahui, pertandingan FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 berlangsung di Bren Z. Guiao Sports Complex, pada Sabtu (24/5).

Timnas Putra U16 langsung gas pol sejak menit awal. Mereka membuka poin melalui free throw Steven Sebastian. Gede Dio Arghya Naranatha menambah dua angka melalui driving lay up.

Timnas Putra U16 menjaga dominasi atas Singapura di kuarter awal ini sampai keunggulan 13-0. Hingga akhirnya Singapura mampu mencetak angka dan kuarter pertama ini ditutup untuk kemenangan Indonesia 15-4.

Memasuki kuarter kedua, Indonesia masih pegang kendali permainan. Membuka tabungan poin melalui dua angka Reiner Athaya Hadiputra dan free throw dari Seiya Yabe. Indonesia sebelum turun minum menambah 17 angka dan Singapura memproduksi 15 angka sehingga kuarter kedua ini berakhir dengan kedudukan 32-19 untuk keunggulan Indonesia.

Usai istirahat, memasuki kuarter ketiga permainan Indonesia kurang menggigit. Sehingga situasi ini mampu dimanfaatkan Singapura untuk menambah angka. Total di kuarter ini, Singapura mampu menambah 17 angka sementara Indonesia menabung 13 poin.

- Advertisement -

Indonesia masih unggul di kuarter ketiga dengan kedudukan 45-36. Indonesia kembali menemukan permainan terbaiknya di kuarter keempat. Di kuarter akhir ini Indonesia menambah 23 poin dan Singapura hanya mampu mencetak 11 angka saja. Indonesia pun menutup perlawanan Singapura dengan keunggulan 68-47.

Usai pertandingan, Manajer Timnas Putra U16 Rony Gunawan menjelaskan bahwa para pemain sukses memulai permainan dengan baik. Mereka terus menekan dan tidak membiarkan Singapura mengembangkan permainan.

Padahal, Rony menyebut bahwa para pemain akan terkendala dengan kekuatan fisiknya. Ini karena mereka sehari sebelumnya menjalani perjalanan panjang ke Filipina. Bertolak dari Cengkareng pukul 00.55 Jumat dini hari, mereka sampai pukul 07.00 waktu Filipina.

“Sempat khawatir dengan penerbangan yang melelahkan. Terbang mulai jam satu dini hari sampai Filipina pukul 07.00. Saya pikir situasi itu akan berpengaruh pada penampilan anak-anak di game pertama. Ternyata itu tidak berpengaruh ke anak-anak,” jelas Rony, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

“Anak-anak bermain bagus di kuarter pertama dan kedua meski sempat stagnan di kuarter ketiga karena adanya perubahan defense Singapura menjadi zone defense. Namun kemudian kita bisa kembali ke cara bermain kita di awal,” jelasnya.

Menurut Rony, meski para pemain mampu mengatasi perlawanan Singapura dan membukukan kemenangan perdana di ajang ini, masih perlu dilakukan perbaikan. “Terutama pada finishing under basket dan easy lay up, juga persentase free throw yang buruk,” lanjutnya.

Selain itu, Rony juga menyoroti rebound. Menurutnya, kemenangan dari duel lawan Singapura ini tak lepas dari bagusnya pemain memaksimalkan rebound.

“Salah satu faktor yang sangat penting, yang bikin game ini berhasil kita menangkan adalah rebound. Kita sangat menang rebound. Selisihnya jauh banget dengan Singapura, 70 berbanding 56,” jelas Rony.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU