JAKARTA – Bencana banjir merendam ribuan rumah warga yang ada di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat sejak Jumat (16/5) yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir terjadi akibat luapan sungai di Kabupaten Majalengka.
“Luapan ini sebelumnya dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama serta adanya pendangkalan aliran sungai Cikasarung dan Ciputis,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Sabtu (17/5).
Luapan sungai ini kemudian merendam ke permukiman di lima desa yakni Desa Liangjulang, Kadipaten, dan Heuleut di Kecamatan Kadipaten, dan di Desa Dawuan serta Desa Leuwikidang.
“Setidaknya 1.092 KK terdampak dan 40 KK di antaranya mengungsi,” ujarnya.
Menyusul peristiwa ini, Abdul menyebut bahwa BPBD Majalengka bersama tim gabungan melakukan evakuasi warga, kaji cepat, dan penanganan, serta berkoordinasi dengan BBWS guna memonitoring tinggi muka air.
“Saat ini banjir berangsur surut,” imbuhnya.
Menyikapi bencana tersebut, Abdul terus mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu siap siaga dan waspada. Meskipun memasuki musim pancaroba, potensi bencana hidrometeorologi tetap perlu diwaspadai.
“Pantau informasi cuaca dan iklim dari dari laman resmi pemerintah,” imbaunya.


