JAKARTA – Host Cokro TV, Ade Armando merasa aneh ketika saat ini Mohamad Guntur Romli malah menyerang Joko Widodo (Jokowi) dengan narasi ijazah palsu.
Bahkan saat ini Guntur Romli dinilai cenderung ikut mengamplifikasi kelompok TPUA (Tim Pembela Ulama dan Aktivis) yang dipimpin Eggi Sudjana Mastal untuk meragukan keaslian ijazah Jokowi dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).
“Saya sih justru menganggap response Guntur ini yang terlalu berlebihan. Saya bahkan heran mengapa Guntur harus berada pada posisi yang ikut-ikutan menyedutkan Jokowi,” kata Ade Armando dalam videonya di Cokro TV seperti dikutip Holopis.com, Santu (19/4/2025).
Secara pribadi, Ade Armando merasa kenal dengan sosok Guntur Romli, bahkan termasuk soal sudut pandangnya terhadap konteks ijazah Joko Widodo yang sejak awal diklaim sebagai dokumen asli.
“Saya ini mengenal Guntur cukup lama, dan saya dulu selalu menganggapnya sebagai santri yang kritis, cerdas, dan lurus. Saya yakin Guntur termasuk orang yang percaya bahwa tuduhan ijazah palsu Jokowi itu tidak dilandasi akal sehat,” ujarnya.
“Saya yakin Guntur juga percaya bahwa tuduhan ijazah palsu itu mengada-ada,” sambungnya.
Namun mengapa saat ini Guntur Romli menurut Ade cenderung berada di pihak yang sangat kontra dengan Jokowi, bahkan ikut menggoreng isu dugaan ijazah palsu Jokowi. Bagi Ade Armando, hal ini tak lepas dari peran Guntur saat ini yang menjadi juru bicara DPP PDIP.
Sebab dengan posisi Guntur Romli, maka ia seperti tersandera dengan perintah partai agar selalu melakukan serangan politik kepada Joko Widodo. Karena tensi politik PDIP sebagai partai dengan Jokowi sebagai personal sudah sangat memanas sejak Pilpres 2024 lalu.
“Guntur mungkin terpaksa melakukannya karena dia mungkin ada instruksi dari para pimpinan PDIP agar Guntur sebagai juru bicara tak berhenti menyerang Jokowi. Saya berkeyakinan soal Guntur itu karena dulu saya dan Guntur sama-sama merupakan host di Cokro TV,” tuturnya.
Bahkan kata Ade Armando, ada jejak digital bahwa Guntur Romli sangat percaya bahwa ijazah Jokowi adalah asli. Hal ini pernah dibuat dalam monolog bekas kader PSI tersebut di channel Cokro TV.
Video tersebut berjudul “BUZZER ANIES DAN HTI DI BALIK FITNAH IJAZAH PALSU JOKOWI I Fatwa Guntur Romli” yang diunggah Cokro TV pada 11 Oktober 2022.
Guntur Romli Minta Jokowi Tunjukkan Saja Ijazahnya ke Publik
Juru Bicara PDI Perjuangan atau PDIP Guntur Romli angkat bicara terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), yang kembali mencuat. Ia meminta agar ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu menunjukkan ke publik ijazah yang merupakan lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pernyataan ini disampaikan menanggapi sikap Jokowi yang menyatakan tidak akan membuka ijazahnya ke publik kecuali diminta secara resmi oleh pengadilan.
“Jokowi mesti meniru kenegarawanan Obama, jangan meniru gaya Pinokio yang terus ngelak, ngelak, akhirnya ketahuan bohong,” kata Guntur, Selasa (15/4/2025).
“Sebaiknya Jokowi meniru sikap kenegarawanan Presiden ke-44 AS Barack Obama yang pada 2011 menunjukkan akta lahirnya ke publik ketika dituduh tidak lahir di Amerika Serikat oleh Donald Trump,” ucapnya.
Guntur menilai, meski secara hukum tidak ada kewajiban bagi presiden untuk menunjukkan ijazahnya, tapi tindakan itu penting dilakukan demi menghindari kecurigaan yang berkepanjangan. Sebab, hingga kini, ijazah asli Jokowi belum pernah ditunjukkan secara langsung ke publik maupun di pengadilan.
“Selama ini pengadilan memang sudah berjalan, tapi ijazah asli Jokowi belum pernah dihadirkan. Ini justru menimbulkan pertanyaan dan kegaduhan yang bisa menyusahkan banyak pihak, termasuk UGM dan masyarakat di Yogyakarta serta Solo yang bisa terdampak aksi-aksi karena isu ini,” katanya.


